Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tukang Becak Korban Tabrak Lari Malah Dibui

0 59
Gambar Ilustrasi

Kendari – Tukang becak Rasilu kini ramai jadi perbincangan pasca vonis Pengadilan Negeri (PN) Ambon terhadap dirinya selama 18 bulan penjara. Padahal Rasilu merupakan korban tabrak lari, sayangnya salah seorang penumpangnya meninggal.

Istri Rasilu, Wa Oni menuturkan jika suaminya baru dua bulan berada di Ambon, lalu mendapatkan musibah tersebut. 

“Padahal baru dua bulan, langsung dapat musibah, kasihan,” tuturnya kepada detikcom, Rabu (6/3/2019).

Diakuinya selama ini suaminya memang sering merantau. Pasalnya, di desanya suaminya tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga harus merantau di kampung orang untuk menghidupi sang istri dan kelima anaknya. 

“Kalau di kampung mau kerja apa? Tidak ada pekerjaannya. Kalau di sana (Ambon) bapak sewa becak orang, penghasilannya lumayan,” ujarnya. 

Kata Wa Oni, jika Rasilu berada di kampung halamannya, Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak lama karena harus kembali merantau guna memenuhi kebutuhan keluarganya. 

“Biasanya dekat lebaran, bapak pulang bawakan kami uang. Lalu beberapa hari setelah lebaran bapak kembali lagi di Ambon,” katanya.

Kini kepala rumah tangganya ditahan dan ia pun merasa kesulitan menghidupi dirinya dan kelima anaknya. Wa Oni hanya berharap agar suaminya mendapat keringanan dan bisa segera dibebaskan. Ia juga sempat berkeluh jika sampai saat ini ia tidak dapat menjenguk suaminya. 

“Saya memang ditelp, katanya datang lihat bapak, tapi biaya dari mana, kita hidup di sini saja susah,”

via:detik.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.