Timnas U-19 Indonesia menyerah 0-3 kepada Tiongkok

0 19

DRADIOQU.COM – Timnas U-19 Indonesia menyerah 0-3 kepada Tiongkok 0-3 pada pertandingan terakhir turnamen segitiga HUT PSSI ke-88 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Dengan kekalahan ini, timnas Garuda Nusantara tidak mampu meraih kemenangan karena pada pertandingan pertama hanya meraih hasil imbang 2-2 saat menghadapi Thailand.

Anak asuh Indra Sjafri saat menghadapi Tiongkok langsung mendapat tekanan dari sang lawan sejak awal babak pertama. Bahkan permainan cepat yang diperagakan Witan Sulaiman dan kawan-kawan juga mampu diantisipasi dengan baik oleh barisan pertahanan China.

Gawang Indonesia yang kali ini dikawal oleh Gianluca Rossy bahkan langsung dibombardir oleh Jiabao Wen dan kawan-kawan. Beruntung kiper muda Persija itu bermain gemilang. Meski demikian tim Garuda Muda juga tidak ketinggalan menyerang. Hanya saja upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.

Meski mulai bisa mengimbangi permainan lawan, timnas U-19 Indonesia tetap tidak mampu bertahan setelah sudulan pemain Tiongkok, Guo Tianyu pada menit ke-39 tidak mampu ditahan Gianluca Rossy sehingga membuat Indonesia tertinggal 0-1.

Dalam kondisi tertinggal, timnas yang disiapkan untuk Piala AFC U-19 mencoba untuk bangkit. Alih-alih bisa menyamakan kedudukan, anak asuh Indra Sjafri ini justru gigit jari karena Tiongkok mampu menambah keunggulan pada menit ke-43 lewat Liu Chaoyang. Skor 2-0 untuk keunggulan Tiongkok bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, timnas Garuda Nusantara mencoba bangkit dan memperagakan permainan cepat seperti yang dilakukan saat menghadapi Thailand. Dipimpin Syahrian Abimanyu, Indonesia berusaha menekan, hanya saja Tiongkok bermain cukup baik dalam menghalau serangan.

Tiongkok yang dipertandingan pertama menang 3-1 atas Thailand juga beberapa kali memberi ancaman gawang Indonesia. Beruntung Gianluca Rossy bermain cukup gemilang. Namun upaya menahan tetap ada batasnya karena pada menit ke-66 pemain Tiongkok, Jinze Wang mampu menambah keunggulan.

Tertinggal 0-3 membuat pemain timnas kembali meningkatkan tempo permainan. Tekanan lewat sayap maupun lini tengah juga dilakukan. Salah satu peluang didapat oleh Syahrian Abimanyu pada menit 69. Hanya saja tendangan pemain Sriwijaya FC itu mampu ditahan kiper Tiongkok, Peng Peng.

Begitu juga dengan Tiongkok. Meski sudah unggul 3-0 tekanan demi tekanan juga dilakukan. Hanya saja upaya untuk menambah gol tidak terlaksana karena hingga peluit panjang tanda pertandingan usai ditiup wasit tidak ada lagi gol yang tercipta.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.