Tim FedCup Junior Indonesia kembali ke Tanah Air setelah sukses menempati posisi ke-8

0 32

DRADIOQU.COM – Tim FedCup Junior Indonesia kembali ke Tanah Air setelah sukses menempati posisi ke-8 dunia Piala Fed Yunior 2018 di Budapest, Hongaria, 25-30 September 2018. Mereka disambut para pengurus pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (2/10). Tim Indonesia pada ajang tersebut diperkuat oleh Priska Madelyn Nugroho, Janice Tjen dan Nadya Dhaneswara bersama kapten tim, Ryan Tanujoyo.

Ryan mengatakan, ini baru pertama kali tim Indonesia bisa menembus peringkat 8 di babak final dunia Piala Fed Junior 2018. Prestasi ini pun menjadi yang terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan tim Indonesia U-16 di ajang tenis beregu putri paling bergengsi ini.

“Hasil ini membuktikan bahwa petenis junior Indonesia bisa bersaing di tingkat dunia. Mereka tampil sangat percaya diri dan mampu memenangi pertandingan. Meskipun harus menghadapi lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, pada laga perburuan peringkat ke-7, Minggu (30/9), Tim Merah Putih harus mengakui keunggulan Kanada 1-2. Tunggal kedua Indonesia, Janice Tjen (ITF-332) yang tampil di laga pembuka membuat langkah gemilang dengan mengalahkan Jada Bui (210). Namun Priska Madelyn Nugroho (108) kandas di tangan andalan Kanada yang berperingkat ke-13 dunia, Leylah Annie Fernandez 5-7 5-7. Sementara di partai penentu, pasangan Janice/Priska kalah dari Jada/Leylah dengan skor akhir 2-6 6-7(5).

“Lebih banyak faktor mental dan pengalaman bertanding. Aku banyak kehilangan poin-poin penting dalam beberapa laga yang ketat. Selain itu, aku harus mempunyai lebih banyak senjata untuk mematikan lawan agar bisa berkembang di masa depan,” imbuh ujung tombak Indonesia, Priska Madelyn Nugroho yang harus berjibaku dengan penghuni top-50 junior dunia.

Sepak terjang Indonesia pada ajang ini cukup mengejutkan. Datang sebagai tim non unggulan, Priska dan kawan-kawan mampu menempati posisi runner up Grup C setelah menjungkalkan unggulan ke-8, Argentina dan tuan rumah, Hungaria sebelum kalah dari unggulan keempat, Kanada.

Lolos dari penyisihan, Indonesia yang tampil di Budapest sebagai salah satu wakil zona Asia Oceania harus mencicipi kerasnya persaingan tim papan atas. Pada babak perempat final, Tim Merah Putih harus mengakui keunggulan Slovakia, Australia dan (kembali) Kanada.

Kendati demikian, berakhir di posisi kedelapan telah memperbaiki prestasi Indonesia pada babak final dunia Piala Fed Junior. Sebelum ini, pada kiprah terakhir di ajang tingkat dunia saat berlangsung di Meksiko 2009, Tim Merah Putih berada di peringkat kesembilan.

“Kami mengapresiasi prestasi para petenis dan hasil ini ini memberikan tambahan semangat kepada kami untuk menggelorakan pembinaan tenis junior demi kejayaan tenis Indonesia pada masa mendatang,” ucap Wakil Sekjen PP Pelti, Susan Soerbakti.SP

Leave A Reply

Your email address will not be published.