Terlihat Duka Dan Tangis Saat Rumah Yang Ditempati Puluhan Tahun Di Eksekusi Pemkot Tangerang.

0 80

Dradioqu.com || Kota Tangerang – Polisi Pamong praja (Polpp) Kota Tangerang Mengeksekusi Rumah Warga kini bangunan tersebut Rata dengan tanah.

4 bangunan Rumah yang berada di belakang SDN BATUCEPER 1, Kampung batu jaya Utara RT/RW 003/003 Kelurahan batu jaya kecamatan batu ceper kini rata Dengan tanah, Rabu (3/10/18).

Pasca eksekusi menurut Kepala satuan Tugas Polisi pamong praja (KasatPol PP) kota Tangerang.

” Sebelum mengeksekusi bangunan tersebut sudah Kosong, ada beberapa barang yang didalam coba Untuk dikeluarkan ” kata MUMUNG selaku KasatPol PP Kota Tangerang.

” OPD terkait P & K akan segera melakukan pemagaran Untuk menguasai lahan tersebut, dan segera ditahun 2018 akan dilaksanakan pembangunan lokal ” Ungkapnya.

Menurut Kapolsek Batu Ceper Iwan Iryawan Hidayat pada saat dihubungi team redaksi Diva Media dia, mengatakan Bahwa ” Penggusuran rumah warga Diwilayah Batu Ceper tersebut karena status tanah tersebut tidak memiliki surat tanah yang syah bahkan status adalah milik Pemda Kota Tangerang ” terangnya.

” Untuk penolakan dari warga sekitar tidak ada namun beberapa dari luar mungkin wujud solidaritas,entah siapa yang mengundang kami tidak tahu ” jelasnya.

Serta dirinya pun menambahkan Bahwa kehadiran 25 personil jajaran Polsek batu Ceper dilokasi adalah.

” kami sifatnya hanya Back Up saja, kalau dinyatakan Tidak kondusif Baru kami mengambil langkah Pengamanan ” tegasnya.

Dilokasi usai pembongkaran Camat Batu Ceper Mengemukakan kepada Tim Diva media.

” Semua ini sudah kami beritahukan kepada pihak – pihak terkait tentang lahan yang seluas 360 meter persegi (M2) yang rencananya akan dipergunakan pemerintah untuk perluasan lahan sekolah ” Tutur Nurhidayatullah Camat batu ceper.

Pemerintah Kota Tangerang sudah menyiapkan tempat Alokasi ke Rumah Susun (RUSUN) manis jaya atau jatake Untuk keluarga yang kena pembongkaran.

” Kebetulan Itu semua satu keluarga besar yang sudah menempati Kurang lebih 30 tahun menempati lokasi tersebut, ” Tuturnya.

Pemerintah kota Tangerang pada saat kala itu memperbolehkan warga Untuk menggunakanya dan bukan Untuk menjadi Hak milik dikarnakan dulu belum ada Untuk keperluan sekolah pemerintah membiarkan Untuk ditempati.

” Adapun pihak desa pada masa itu memberikan Rekomendasi yang isinya sama bahwa mereka hanya bisa Untuk menggunakan lahan sekolah selama pemerintah belum menggunakanya ” tutur Nurhidayat.

Terlihat Duka dan Tangis dari salah seorang Anggota keluarga yang rumahnya tergusur alat berat (Beko) karena tidak bisa lagi menahan kesedihan teramat dalam yang dialami.

Juga Terlihat Lowyer LBH Jakarta berusaha menenangkan dan salah seorang warga setempat Pun ikut Memberikan Motivasi agar tetap tabah dan sabar.

Yeni Silvia sari Sirait ,SH.MH. selaku Publik interest Lawyer. Terus Memotivasi klien nya Untuk selalu tegar.

” Kalau kamu sedih Gimana keluarga yang lain ” Ujarnya,

Ikuti Video Keterangan Berikut ini . Team Diva Media

Leave A Reply

Your email address will not be published.