Temukan Fakta Terbaru, KPAI terus Melakukan Pendalaman, kasus 55 anak SMPN Pekan Baru Yang Menggores Tangan Mereka Hingga Luka.

0 46

Dradioqu.com || Jakarta – KPAI mendapatkan sedikitnya ada 3 siswa laki-laki dan 52 siswa perempuan yang melakukan aksi goresan pada tangan di SMP Negeri Pekanbaru, Riau.

Sesuai dengan temuan di lapangan, ” Aksi ini memang tidak dipicu oleh minuman terpedo -.seperti yang di duga sebelumnya ” Ungkap Sitti Hikmawatty Komisioner KPAI bidang kesehatan dan Napza, Jum’at (5/10/18).

Namun demikian dia, menambahkan memang terdapat 1 (satu) orang siswa yang positif urinenya terkontaminasi oleh NAPZA.

” Terhadap siswa tersebut, KPAI segera melakukan koordinasi dengan BNN untuk melakukan tindakan lanjutan, serta rehabilitasi ” Jelasnya.

Siswa-siswa yang mengalami kejadian ini, tidak semuanya memiliki niat untuk melakukan kegiatan menggores tangan mereka, ada juga yang tidak sengaja berada di dekat teman-temannya ini, karena rasa ingin tahu maka digores oleh temannya dengan menggunakan jarum pentul atau pun pecahan kaca.

Karena hal itu Pendalaman terus dilakukan KPAI, Terlebih kebeberapa anak yang mengalami masalah pribadi yang mereka anggap cukup berat, hingga tidak sanggup mengatasinya.

” Anak-anak ini butuh figur, butuh kawan berdiskusi, serta sahabat berbagi, namun mereka merasa tidak menemukan sosok seperti harapan mereka, Sehingga memancing rasa kesepian dan terabaikan yang berujung pada perasaan putus asa ” Terang Hikmah.

Terhadap beberapa anak tersebut, rencananya besok akan dilakukan profiling.

” Serta Pada kesempatan ini KPAI bersama jajaran cybercrime kepolisian, menemukan adanya hubungan antara perilaku anak menggores bagian tubuh mereka memakai benda tajam, dengan beberapa postingan video baik itu you tube maupun media sosial lainnya yang diduga menjadi faktor pemicu kejadian ini ” Pungkasnya.

Untuk itu tayangan-tayangan tersebut telah diamankan guna diteliti lebih lanjut oleh kepolisian dan instansi terkait lainnya.

Selanjutnya Sabtu besok KPAI bersama K/L terkait dengan difasilitasi pihak sekolah akan memberikan pengarahan kepada para siswa serta orang tua mereka agar dapat mewaspadai hal-hal terkait perlindungan anak secara optimal.

Sumber : SH (KPAI)
Editor : SPN

Leave A Reply

Your email address will not be published.