TANGGAP DARURAT LAPAS RUTAN PASCA GEMPA PALU

0 44

Dradioqu.com – Jakarta Pusat,Kejadian Gempa 7,7 skalarichter yang menimpa warga Palu dan sekitarnya mengakibatkan keberadaan narapidana tahanan yang berada di Lapas Palu, Rutan Poso dan Rutan Donggala, yang semata-mata kebutuhan penyelamatan diri dan dampak yang diterima yang disampaikan Direktur Jenderal Permasyarakatan (DIRJEN PAS) oleh Ibu Sri Puguh Budi Utami. Senin (01/10/2018)

Lumpuhnya pelayanan makanan serta kondisi hunian yant belum seutuhnya dapat dipergunakan, menjadi pertimbangan mereka dekat dengan keluarga. Banyak dari warga binaan yang kabur, sebelum kejadian semua dirahkan di lapangan secara kondusif, pagar semua rubuh, air tanah, warga bianaan panik, robohnya 2 blok, UPT lapas Palu, memberikan arahan agar tenang, gempa berikutnya mereka berlari, tak perlu berdesak desakan 102 perempuan dan anak narapidana, instansi terkait bahan makanan sudah tidak ada, sisa hanya ada beberapa toko yang buka, memenuhi hari minggu yg lalu.

Laporan dari jajaran Palu, hanya 3 ada orang petugas yang kembali, tempat yang berada disekitar bernama hotel roa roboh rutan yang berada di palu sekitar 50 meter getaran mereka panik, sebagian lari, ada sekitar 56 yang kembali, terhalang tiang listrik, Lapas Dongdala yang di bakar,dan mereka masih mengikuti arahan,bahwa pusat gempa berada di Dongala, menurutnya ada kebakaran dan beberapa hanya tersisa bangunan depan dan mesjid.

Aggota yang berada disana akan melakukan audit, penelitian rekan rekan untuk pemetaan, pendampingan kondisi lebih kondusif posko, di rutan palu, lapas palu dan mendata, ada keluarga memberi kabar bahwa ada yang kabur dan kembali kerumah, narapidana yang kabur hanya diberikan masa waktu 1 minggu untuk laporan kembali kedalam rutan.

Banyak dari Narapidana yang merasa trauma, akibat kejadian tersebut, menurutnya ada 15 UPT diwilayah Sulawesi Tengah dan 8 diantaranya terkena dampak dengan jumlah hunian sebanyak 3220 orang narapidana dan tahanan yang over load kapasitas sekitar 123% yang berada di Lapas Palu, Rutan Palu, Rutan Donggala, cabang rutan Parigi, Rutan Poso, Bapas Palu, LPKA Palu dan LPP Palu.

Menurut Dirjen PAS oleh Sri Puguh Utami,”Dipalu lapas 12 isi tempat dengan total 3220 Sulawesi Tengah berjumlah 12, kapasitas 1589 daftar yang di terima isi 16, 31belum ada warga warga binaan lapas kelas 2A palu 102 orang minggu, rutan palu 56 orang, donggala rutan kosong, laporan untuk melaporkan masuk, untuk memfungsikan rumah dinas untuk kembali, yang dihendle oleh petugas sekitar 1 minggu sejak kejadian. Warga binaan paling berat kanwil teroris 5 orang rata-rata tahanan dari tipikor, tinggal lapas palu mereka kasus tipikor ada 56, 3 lapas menjadi teroris dikirim 2 hari sebelum kejadian, atas dasar pembinaan, serta pencarian kabur warga binaan.

Penulis : Azizah (KA Biro Tangsel)
Cam. : Amar

Leave A Reply

Your email address will not be published.