Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, uji coba system acceptance test

0 44

DRADIOQU.COM – Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, uji coba system acceptance test (SAT) atau uji coba penerimaan sistem dengan menjalankan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta telah sampai di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), kemarin, Senin (20/8).

Uji coba ini dilaksanakan dengan menjalankan kereta pertama MRT Jakarta sejak Kamis (9/8) dari Depo Lebak Bulus. Dalam waktu 13 hari rangkaian kereta pertama MRT Jakarta yang terdiri dari enam gerbong telah sampai di Bundaran HI dengan baik.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan pelaksanaan uji coba SAT telah sampai di Bundaran HI dengan lancar.

“SAT persinyalan berlangsung sukses. Sesuai dengan harapan. Dan sudah sampai di Bundaran HI sesuai dengan target kita,” kata William, Selasa (21/8).

Dijelaskannya, SAT persinyalan dengan area pengetesan dari Depo Lebak Bulus menuju Stasiun Bundaran HI melalui jalur up-track (rel menuju Stasiun Bundaran Hotel Indonesia) dan kembali ke Depo Lebak Bulus juga melalui jalur up-track.

“Untuk pertama kalinya kereta MRT Jakarta melintas di jalur bawah tanah,” ujarnya.

Beberapa hal yang dilakukan sebagai bagian dari SAT adalah uji coba kereta dengan kecepatan rendah, kecepatan medium, dan kecepatan tinggi.

Dalam pengoperasiannya, kereta MRT Jakarta menggunakan sistem persinyalan Communication-Based Train Control (CBTC) yang dikendalikan dari ruangan Operation Control Center (OCC) oleh Traffic Dispatcher.

Kelebihan sistem persinyalan ini salah satunya memungkinkan pengaturan rentang waktu antarkereta di jalur utama diatur oleh Pusat Kendali Operasi (OCC).

“PT MRT Jakarta akan terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan aspek keamanan, kenyaman, dan keandalan kereta dapat terpenuhi dalam melayani masyarakat. PT MRT Jakarta mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat selama ini,” ungkapnya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.