Sebanyak 300 atlet penyandang disabilitas siap memberikan prestasi terbaik bagi kontingen Indonesia

0 50

DRADIOQU.COM – Sebanyak 300 atlet penyandang disabilitas siap memberikan prestasi terbaik bagi kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games ke-3 di Jakarta. Indonesia menargetkan dapat menembus peringkat kedelapan dengan 16 medali emas, naik satu peringkat dibandingkan prestasi saat Asian Para Games di Incheon, Korsel, pada 2014.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mengungkapkan, untuk mencapai target tersebut, para atlet telah menjalani persiapan sejak Januari lalu. “Semua upaya kami lakukan. Dari sisi persiapan atlet, kita optimistis mereka akan memberikan yang terbaik di ajang Asian Para Games,” ujar Menpora di Jakarta, Jumat (5/10).

Untuk itu, sebagaimana Asian Games lalu, Imam meminta dukungan seluruh rakyat Indonesia, khususnya warga Jakarta untuk mendukung para atlet secara langsung di arena pertandingan. “Kehadiran masyarakat langsung di arena pertandingan merupakan suatu bentuk dukungan moral terhadap atlet-atlet penyandang disabilitas yang sedang bertanding. Pasti akan semakin meningkatkan semangat para atlet untuk meraih prestasi terbaik, sekaligus mengharumkan nama Indonesia,” ujar Imam.

Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Arminsyah menegaskan, seluruh atlet Indonesia sudah melakukan persiapan yang maksimal. Mereka siap mengemban tugas membawa Indonesia finis di posisi 8 besar, atau bahkan bisa lebih baik.

“Saat ini, kondisi seluruh atlet sudah benar-benar siap tampil bertanding. Target mudah-mudahan bisa tercapai, seperti apa kata Presiden Jokowi sebelumnya, yakni posisi 8 besar. Kita mungkin menembus 7 besar, atau jika bisa lebih baik dan mampu menembus 6 atau 4 besar sekalian,” kata Arminsyah yang menjabat sebagai wakil Jaksa Agung ini.

Untuk bisa menembus target, atlet-atlet disabilitas Indonesia diharapkan bisa meraih setidaknya 16 medali emas. Jumlah ini jauh lebih banyak dari apa yang diraih Indonesia pada Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea. Saat itu, atlet-atlet Indonesia berhasil menyumbangkan 9 medali emas dan menduduki posisi 9 di akhir klasemen medali. Adapun, 9 emas itu berasal dari tiga cabang olahraga, yakni bulutangkis 4 emas, renang 3 emas, dan tenis meja yang menyumbang 2 medali emas.

Salah satu atlet unggulan di cabang olahraga para atletik, Nur Ferry Pradana optimistis bisa memberikan prestasi terbaiknya. Pemuda 23 tahun asal Kalimantan Timur itu tercatat sebagai atlet di 4 nomor pertandingan di Asian Para Games 2018, yakni 100 meter, 200 meter, 400 meter, dan estafet. “Persiapan sekarang tinggal persiapan mental. Persiapan secara teknis sudah matang, sudah latihan sejak Januari lalu. Saya semakin bersemangat meraih medali dan saat ini tak ada kendala yang dihadapi. Kita harus siap,” tegasnya.

Ferry sudah melakukan uji tanding di Beijing pada Mei 2018 lalu. Sebelum turun di Asian Para Games, Ferry juga telah menjalani try out di kejuaraan atletik dunia Paris Open tahun ini. Di Prancis, ia berhasil menyabet medali perak dari nomor lari 400 meter dan medali perunggu dari lari 200 meter.

Pria yang mengalami tuna daksa sejak lahir yang sukses memborong empat medali emas sekaligus saat ASEAN Para Games 2017 lalu di Kuala Lumpur, Malaysia. Keempat medali tersebut dia persembahkan melalui nomor lari 100 meter, 200 meter, 400 meter dan estafet 4 kali 100 meter. Ia pun sukses menorehkan 3 rekor baru.

Di ajang Asian Para Games 2018 ini, bukan hanya medali emas yang menjadi target buruan Ferry, melainkan juga mematahkan rekor. Bahkan ia bertekad dirinya dapat mengikuti ajang Paralimpiade tahun 2020 di Tokyo.

“Nomor 400 meter merupakan peluang bagi saya untuk memperoleh emas, sisanya perak. Namun saya berharap bisa menyabet semua emas pada nomor itu,” ucap dia.SP

Leave A Reply

Your email address will not be published.