Satu pesawat penumpang Air Niugini telah mendarat di pantai, tak jauh dari Bandara Internasional Chuuk

0 32

DRADIOQU.COM – Satu pesawat penumpang Air Niugini telah mendarat di pantai, tak jauh dari Bandara Internasional Chuuk di Mikronesia. Pada Jumat (28/9), para pejabat bandara mengatakan pesawat Boeing 737-800 itu kehabisan trek landasan.

Seperti dilaporkan BBC, pesawat Air Niugini milik Papua Nugini terlihat teronggok di perairan dangkal di lepas pantai.

Penduduk setempat mendekati pesawat di kapal kecil untuk membantu menyelamatkan 36 penumpang dan 11 awak.

Seorang pejabat rumah sakit mengatakan kepada Reuters bahwa empat penumpang berada dalam kondisi serius setelah kecelakaan itu.

Pesawat itu terbang dari pulau Pohnpei di Mikronesia ke Port Moresby, ibu kota Papua Nugini, tapi berhenti di pulau Weno di Mikronesia di tengah perjalanan.

Air Niugini menyatakan bahwa Boeing 737-800 “mendarat di landasan pendek” di tengah berkurangnya jarak pandang karena hujan dan cuaca buruk. Menurut pejabat bandara, investigasi akan segera dimulai.

Penumpang bernama Bill Jaynes mengatakan kepada wartawan bahwa insiden itu “nyata”.

“Saya pikir kami mendarat keras sampai saya melihat ke atas dan melihat lubang di sisi pesawat dan air laut masuk. Saya pikir, ini tidak seperti yang seharusnya terjadi,” katanya.

“Air di kabin sudah naik ke ketinggian pinggang sebelum regu penyelamat tiba,” tambahnya.

Dr James Yaingeluo dari Chuuk State Hospital adalah salah satu responden pertama di tempat kejadian kecelakaan dan melihat “kekacauan”.

“Begitu pintu pesawat dibuka, semua kacau. Semua orang berusaha keluar melalui pintu keluar. Untungnya ada sekitar 20 perahu di air dan kami berhasil membuat semua orang turun dari pesawat,” katanya.

Dr Yaingeluo mengatakan beberapa penumpang menderita patah tulang pinggul dan mungkin harus dipulangkan dari pulau itu.BBC

Leave A Reply

Your email address will not be published.