Rudiantara menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi digital di Indonesia

0 34

DRADIOQU.COM  – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi digital di Indonesia. Menurutnya, saat ini peran pemerintah telah mengalami perubahan dari sebagai regulator menjadi fasilitator, bahkan hingga akselerator.

“Peran Kominfo saat ini sudah berpindah. Tidak hanya meregulasi, tetapi juga membangun fasilitas dan mengakselerasi. Kami lebih banyak bertemu dengan teman-teman, mendengarkan apa maunya, kemudian membuat kebijakan yang mendukung,” kata Rudiantara saat menjadi pembicara di acara MilenialFest untuk sesi Kebangsaan Digital, di Jakarta, Minggu (28/10).

Terkait peran pemerintah sebagai fasilitator, Rudiantara mengatakan pemerintah telah menyediakan akses pitalebar (broadband) di Indonesia. Proyek Pala Ring untuk Paket Barat, Paket Timur, dan Paket Tengah ini ditargetkan rampung seluruhnya pada pertengahan 2019.

“Setelah proyek Palapa Ring ini selesai, fokusnya adalah membangun satelit sendiri dengan teknologi internet berkecepatan tinggi. Mudah-mudahan sudah bisa terealisasi pada 2022,” papar Rudiantara.

Kominfo juga telah menggulirkan program 1.000 Startup Digital untuk melahirkan startup-startup baru, serta membuat program pendidikan tanpa gelar bertajuk “Digital Talent Scholarship” atau beasiswa pelatihan intensif untuk menyiapkan sumberdaya manusia dalam mendukung transformasi digital di Indonesia menuju industri 4.0, serta peningkatan ekonomi digital. Program ini akan dikembangkan untuk menjangkau 20.000 orang di tahun 2019.

Dari sisi akselerator, Rudiantara menambahkan pemerintah juga telah menggulirkan program Next Indonesia Unicorn (NextIcorn), sebuah program yang menjadi jembatan agar startup lokal bisa tumbuh menjadi unicorn-unicorn baru, yaitu gelar yang diberikan pada suatu startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari US$ 1 miliar. Startup yang mengikuti program ini akan diikutkan dalam proses kurasi, sebelum nantinya dipertemukan dengan para investor.

“Saat ini kita sudah memiliki empat startup Unicorn yaitu Go-Jek, Travelok, Bukalapak, dan Tokopedia. Targetnya pada 2019 ada lima startup Unicorn dari Indonesia,” ujar menteri yang akrab disapa Chief RA tersebut.

Melalui dukungan pemerintah tersebut, Rudiantara berharap Indonesia bisa menjadi negara ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2020.

Leave A Reply

Your email address will not be published.