PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menambah kamera pengawas atau CCTV

0 13

DRADIOQU.COM – PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menambah kamera pengawas atau CCTV sebanyak 10 unit di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menyusul terjadinya kasus vandalisme berupa coretan gratifi di luar gerbong kereta. Total jumlah CCTV yang memantau area depo MRT ini menjadi 14 unit.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William P Sabandar mengatakan, ada dua langkah yang diminta kepada kontraktor untuk mengamankan area depo Lebak Bulus, yakni meninggikan tembok yang mengelilingi area depo dan menambah CCTV di area tersebut.

“Kalau untuk meninggikan tembok, itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun, kalau penambahan CCTV langsung dilakukan. Sekarang sudah ada 14 CCTV yang terpasang. Sebelumnya ada empat unit,” kata William, Rabu (3/10).

Untuk penyelidikan pelaku vandalisme belum ada perkembangan terbaru setelah polisi telah mengindentifikasi satu pelaku. Namun, ia tetap menyerahkan proses penyelidikan kepada aparat kepolisian. Ia sangat yakin polisi akan mampu menangkap pelaku vandalisme kereta MRT ini.

“Menurut kepolisian, pelaku sudah diidentifikasi. Kita tunggu saja proses selanjutnya. Pokoknya, kita percaya dengan proses kepolisian. Kita mengucapkan terima kasih kepada Polsek Cilandak, Polres Jaksel, Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Selama penyelidikan berlangsung, coretan grafiti di badan luar kereta tidak boleh dihapus. Namun, pihaknya melihat cat tersebut gampang dihapuskan, sehingga tidak perlu ada perbaikan kereta hingga memulangkan kereta ke pabrik asalnya di Jepang.

“Kalau kami sudah lihat, jadi catnya bisa dihapus. Hanya memang, pihak kepolisian minta kita untuk jangan dihapus dulu,” terangnya.

Oleh karena itu, ia akan menunggu arahan dari pihak kepolisian untuk menghapus cat tersebut karena masih dalam pendalaman kasus. Kendati demikian, kejadian ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi PT MRT Jakarta.

“Memang ini menjadi pembelajaran penting bagi MRT Jakarta. Kita sekarang harus meningkatkan keamanan MRT. Saling berkoordinasi dengan kontraktor. Kita tugaskan kontraktor untuk memperkuat pengamanan depo dengan menambah personel sekuriti dan CCTV. Juga menambah tinggi tembok depo yang selama ini bisa dilompati dengan mudah serta memasang pagar kawat berduri diatas tembok,” jelasnya.R13

Leave A Reply

Your email address will not be published.