Pengungkapan Penganiayaan Secara Psikis Dan Fisik Terhadap Anak Oleh Polres Tangerang Selatan

0 47

DRADIOQU.COM -Tangerang Selatan,Tim Vipers Polres Tangerang Selatan berhasil Ungkap Kasus dan amankan Penganiayaan Secara Psikis dan Fisik terhadap anak dan eksploitasi secara ekonomi atau memperlakukan anak secara diskriminatif yang mengakibatkan anak mengalami kerugian baik material maupun moril sehingga menghambat fungsi sosialnya atau penganiayaan dan Penyekapan atau Perbuatan tidak menyenangkan

Kedua tersangka AR (33) tahun dan DD (25) tahun berhasil diamankan di Jl. Tentara Pelajar Rt. 03/01 kelurahan parigi baru kecamatan Pondok aren, sementara HR masih dalam pengejaran (DPO)

Tersangka di amankan dengan bukti yaitu satu buah gunting,potongan lakban warna hitam,satu buah sepatu,Visum Et Repertum,cctv Toserba tempat para korban meminta sumbangan da dokumen yayasan Khusnul Khotimah Indonesia

Penganiayaan secara psikis dan fisik dan eksploitasi terhadap anak yang dialami Kedua (2) korban  SA alias I dan GP  yang mendapat pukulan tendangan dan injakan dibadan korban oleh ketiga (3) tersangka AR, DD dan HR yang saat ini masih dalam pengejaran (DPO)

Kedua (2) korban adalah bekas relawan diyayasan Khusnul Khotimah yang bertugas mencari sumbangan yang pada hari Rabu lalu tepatnya pada Tanggal 5 September 2018 diketahui oleh tersangka dedi yang sedang menurunkan para pencari sumbangan.

Selanjutnya kedua (2) korban dibawa oleh tersangka ke Yayasan Khusnul Khotimah dan diinterogasi dan menerima siksaan. untung kemudian keluarga Korban  Andi Krisnahadi Pelapor mengetahui keberadaan dari GP di Yayasan Khusnul Khotimah Indonesia.

Pelapor kemudian bermaksud ingin menjemput Korban saudara GP  untuk dibawa pulang ke rumah’ akan tetapi pihak yayasan AR (tersangka) mengharuskan keluarga untuk membayar sebesar (18) delapan belas juta rupiah agar kedua korban bisa kembali ke rumah

Atas kejadian tersebut, pelapor kemudian berinisiatif melaporkan hal yang tengah terjadi terhadap korban kepada pihak Polres Tangerang Selatan dalam hal ini kepada Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan untuk kemudian dilakukan upaya Penegakan hukum.

Menurut keterangan kapolres tangerang selatan AKBP. Ferdy Irawan S.IK, M.SI , pada saat Press Realase yang gelar di depan Lobby Mako Polres Tangerang Selatan Jl.Promotor No.1 BSD,serpong, Senin (24-9-2018).” modus yang di lakukan adalah mempekerjakan anak di bawah umur kemudian memberikan surat tugas dan mengerahkan anak-anak tersebut untuk keliling mencari sumbangan, ” terangnya

Lanjutnya, kini kedua tersangka dikenakan pasal 333 KUHPidana dan pasal 351 KUHP,  dan pasal 55  KUHP tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, pungkasnya ,(nur/Adel) ,Biro : Tangsel

Leave A Reply

Your email address will not be published.