Pemkab Tanggamus Prihatin Terkait Turunnya Harga Kopi di Pasaran Dunia

0 27

DRADIOQU.COM – Tanggamus Lampung,PT. Neatle Indonesia  bekerja sama sengan Pemkab Tanggamus menggelar kegiatan lokakarya peluncuran  kegiatan project coffee+ yang di selenggarakan di Aulan Hotel 21 Kamis 27/09 pagi tadi.

Dalam sambutan  Bupati Tanggamus yang di wakili oleh Asiaten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan di sampaikan Keperihatinan terkait turunnya harga kopi di pasaran dunia saat ini, hal tersebut di akibatkan oleh naiknya harga Dolar di indonesia,
Dengan harga kopi yang sebelummnya 24.000sampai 25.000/kg sekarang turun menjadi 19.000/kg.

Bukan kemajuan akan tetapi kemunduran selain permasalahan harga  permasalah  produksivitas kopi  juga mengalami penurun di lihat dari  jumlah permintaan yang banyak tetapi belum dapat di seimbangkan dengan hasil yang
Memadai baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

Hal hal lain juga di akibatkan oleh kurangnya sinergi antara instasi terkait, produksivitas tanaman masih rendah, keterampilan kemampuan dan pengetahuan yang belum berkembang,lemahnya kemampuan permodalan teknologi dan kemitraan serta usia dari tanaman kopi itu sendiri di mana kebanyakan usia tanaman perkebunan kopi di kabupaten Tanggamus sudah tua bahkan lebih dari 70 %  tanaman kopi yang ada di kabupaten tanggamus usianya lebih dari 30Tahun.

Dengan kondisi usia tanaman kopi seperti itu tanpa peremajaan tanaman produktivitas kopi di provinsi lampung  terlebih di kabupaten tanggamus akan sulit untuk mencapai target yang di harapkan meski sudah di rawat dan di pupuk, untuk kedepan Beliau menyarankan pemerintah provinsi untuk memprogramkan program peremajan terhadap perkebunan yang usianya lebih dari 30Tahun.

Usai sambutan Bupati kegiatan di lajut kan dengan pengisian materi oleh para nara sumber yang pertama di sampaikan oleh Mis.Lisa Peter Skovsky  ke dua di sampapaikan oleh R. Wisman Djaja dan ke Tiga di sampaikan oleh Kabid PUSK Dinas Pekebunan Dan Peternakan Prov.Lampung.

Kemudian kegiatan di lanjut dengan pemaparan pemaparan oleh perwakilan PT Nesstle dan G.I.Z tentang dasar dasar di adakannya kegian tereebut.

Hadir pada kegiatan tersebut Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan ir. Fb. Karjiono, Dir. sustainability dan Procurement PT. Nestle R. Wisman Djaja, Wooter Smet dari Nestle Zone AOA, Junda Aulia Corporate Croup Agricultur, Andi Wicaksana Agri Service Departemen,Firman Kabid PUSK Dinas Perkebunan dan Peternakan Prov.  Lampung, Mis.  Lisa Peters Kovky tim Leader GIZ Busines Hub Zerman, sejumlah OPD dan Camat, Para Penyuluh Pertanian dan Ka.  UPTD Perlindungan Tanaman Perkebunan dan Para Kelompok Usaha Bersama.(Suhartono/Apriadi/Syahril Fauzi/azm)

Leave A Reply

Your email address will not be published.