Paus Fransiskus meminta para Mafia di Sisilia untuk meninggalkan hidup yang penuh tindak pidana dan kekerasan

0 20

DRADIOQU.COM – Paus Fransiskus meminta para Mafia di Sisilia untuk meninggalkan hidup yang penuh tindak pidana dan kekerasan, Sabtu (15/9), dan mengatakan pulau tersebut butuh “pria dan wanita yang penuh cinta, bukan pria dan wanita ‘terhormat’,” meminjam istilah yang sering digunakan kelompok Mafia itu sendiri.

Paus mengatakan para anggota kejahatan terorganisir — banyak dari mereka juga ke gereja atau berdoa sendiri — “tidak bisa sekaligus percaya kepada Tuhan dan tetap menjadi Mafiosi” di saat bersamaan. Dalam pernyataannya, Paus menggunakan panggilan “saudara saudari tercinta”.

Dia berkunjung ke Palermo, ibu kota Sisilia, untuk memberi penghormatan kepada Pastur Giuseppe “Pino” Puglisi, yang ditembak oleh para pembunuh bayaran Mafia pada 1993 karena menentang penguasaan salah satu wilayah perumahan oleh para Mafia di kota tersebut.

Puglisi dibunuh pada ulang tahunnya yang ke-56, ketika Mafia melancarkan serangan terhadap negara dan siapa pun yang mengancam eksistensi kelompok itu. Dua hakim Giovanni Falcone dan Paolo Borsellino dibunuh dalam dua serangan bom di Palermo pada 1992.

“Seseorang yang menjadi Mafioso tidak hidup secara Kristen karena dengan hidupnya dia menistakan nama Tuhan,” kata Paus dalam ceramah misa massal di hadapan sekitar 80.000 orang di wilayah pelabuhan Palermo.

Para jemaat bertepuk tangan setiap kali dia mengecam Mafia.

“Saya katakan ke Mafiosi: Berubahlah, saudara dan saudari! Berhentilah memikirkan diri sendiri dan uang Anda,” kata Paus dalam ceramahnya.

“Saya sampaikan ke Anda, Mafiosi, jika Anda tidak melakukan ini maka hidup Anda akan sesat dan akan menjadi kekalahan kalian yang terbesar.”

“Hari ini, yang kita butuhkan adalah pria dan wanita yang penuh cinta, bukan pria dan wanita yang penuh kehormatan; pria dan wanita yang melayani, bukan penindasan.”ABC NEWS

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.