Pasca Perkelahian Dua Warga di Ulu Belu, Polres Tanggamus Himbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

0 139

DRADIOQU.COM – Tanggamus Lampung,Polsek Pulau Panggung dibantu warga mengevakuasi jenazah Asman Hadi (45) yang merupakan warga Pekon Muara Dua Kecamatan Ulu Belu Tanggamus, Lampung, Sabtu (15/9/18) siang.

Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 Wib dalam kondisi meninggal dunia diduga kehabisan darah karena mengalami luka tusuk di dada kiri dan paha akibat perkelahian dengan tetangganya sendiri yaitu Kasmiri (42).

Selain itu, petugas juga mengevakuasi ke rumah sakit di Kabupaten Pringsewu dan melaksanakan pengamanan terhadap Kasmiri yang juga mengalami luka bacok di kepala.

Pasca peristiwa tersebut, Polsek Pulau Panggung dipimpin Kapolsek AKP Budi Harto, SH segera melakukan koordinasi dengan Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda pekon setempat.

“Hasil koordinasi semua pihak, telah menyerahkan perkara tersebut kepada kepolisian. Melalui kesempatan ini kami himbau masyarakat untuk tidak terprovokasi pasca peristiwa tersebut,” kata AKP Budi Harto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK., M.Si, Minggu (15/9) pagi.

Menurut Kapolsek, awal peristiwa sebenarnya hanya masalah sepele, hal itu berdasarkan keterangan saksi-saksi sekitar pukul 07.30 Wib korban menjemur padi didepan rumahnya, kemudian datang beberapa ekor ayam milik Kasmiri dan memakan padi yang dijemur korban, kemudian ayam tersebut di lempar oleh korban.

“Saat itu, korban merasa tidak puas kemudian korban mendatangi rumah Kasmiri hingga terjadi cekcok mulut dan terjadilah perkelahian saling bacok kemudian korban melarikan diri,” ujar AKP Budi Harto.

Lanjutnya, melihat kejadian tersebut salah satu warga melaporkan hal tersebut ke Polsek Pulau Panggung, kemudian Bhabinkamtibmas Brigadir Manurung bersama masyarakat melakukan pencarian, namun sayang korban telah terbujur kaku di kebun milik Asmidi berjarak 2 Km dari rumahnya.

“Sekali lagi kami himbau masyarakat untuk saling menghormati, saling menghargai dan hidup rukun dengan tetangga. Apabila ada masalah bicarakan dengan kepala dingin, di Pekon kan ada Pemerintahan Pekon, Bhabinkamtibmas, silahkan dirembuk jika ada masalah sehingga tidak terjadi peristiwa seperti itu,” himbau Kapolsek.

Kapolsek AKP Budi Harto menambahkan dalam kejadian tersebut telah diamankan sebilah golok milik korban dan segera mungkin melakukan penyidikan menunggu Kasmiri bisa diperiksa.

“Saat ini kami terus mengumpulkan data dan memeriksa saksi-saksi, nanti setelah Kasmiri sembuh baru kita periksa selanjutnya,” tandasnya. (Suhartono/Apriadi/Azm)

Leave A Reply

Your email address will not be published.