Masyarakat Kota Palu dan sekitarnya saat ini sedang diliputi kecemasan dan ketakutan karena beredar isu ibu kota Sulawesi Tengah

akan tengggelam

0 36

DRADIOQU.COM – Masyarakat Kota Palu dan sekitarnya saat ini sedang diliputi kecemasan dan ketakutan karena beredar isu ibu kota Sulawesi Tengah itu akan tengggelam, setelah gempa disertai tsunami dengan Magnitudo (M) 7,4 mengguncang Palu, Sigi, dan Donggala, Jumat (28/9) lalu.

Hal yang paling ditakutkan masyarakat dan sangat mengerikan adalah banjir lumpur yang terjadi di Desa Jonooge, Kecamatan Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, sekitar 33 km dari Palu, Ibu Kota Sulteng.

Belum diketahui pasti berapa jumlah penduduk yang menjadi korban tersapu oleh banjir lumpur tersebut.

Menurut saksi mata, banjir lumpur tersebut terjadi beberapa saat setelah gempa bumi berkekuatan besar itu mengguncang desa tersebut dan wilayah di sekitarnya.

Rumah-rumah di sekitarnya tersedot masuk ke dalam bumi. Pohon-pohon bertumbangan, dan sebagian ikut dihisap oleh tanah yang sedang bergerak itu.

Pada saat kejadian, dilaporkan ada sekitar 200 pemuda gereja sedang mengikuti Bible Camp di desa tersebut, dan mereka diduga menjadi korban, ikut terhisap oleh lumpur bercampur pasir dan kerikil, pada Jumat sore itu.

Sebagian dari korban berhasil ditemukan, Senin (1/10) oleh tim evakuasi yang dipimpin Agus Lamakarate, seorang pemimpin masyarakat di Sigi.

Jasad-jasad korban tampak terbalut lumpur tebal. Kondisi mereka sangat mengenaskan dan sangat sulit dikenali.

Banjir lumpur juga terjadi di wilayah Kelurahan Petobo, Palu. Ratusan rumah di kelurahan ini tertimbun lumpur yang sangat hebat.

Sampai Senin, pembersihan maupun proses evakuasi belum menyentuh Petobo. Kejadian banjir lumpur tersebut yang kemudian memicu isu Palu bakal tenggelam.

Tak pelak lagi, ribuan warga Palu berbondong-bondong menuju ke Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu. Mereka memutuskan ingin mengungsi dan menyelamatkan diri ke Makassar, Sulawesi Selatan.BIRO ;; SULAWESI

Leave A Reply

Your email address will not be published.