LOMBA CIPTA MENU, DI HADIRI IBU CAMAT SE KABUPATEN TANGERANG DI GEDUNG GSG TIGARAKSA 2018

0 44

DRADIOQU.COM – Tangerang,” Panitia B2SA beragam, bergizi, seimbang dan aman. dengan berbasis sumber daya lokal tingkat kabupaten. menyelenggarakan lomba tahunan yang di ikuti 29 kecamatan sekabupaten tangerang kamis 6/9/18, di gedung GSG Tigaraksa.

Di sibukan oleh ibu – ibu PKK dari seluruh kecamatan dalam menyuguhkan dan menampilkan menu – menu terbaiknya untuk merebut piala juara satu tingkat kabupaten dengan total hadiah,
juara 1. (satu) 5.500,000
Juara 2. (dua) 5000,000
Juara 3. (tiga) 4000,000
Juara 4. (empat) 3000.000
Juara 5. (lima) 2750.000
Juara 6. (enam) 2500,000
Juara 7. (tujuh ) 1500,000 yang di berikan oleh panitia B2SA kabupaten tangerang 2018

Wawancara diva media senter dengan ibu camat salah satu peserta yang mewakili ibu Pkk kecamatan ibu YANTI SUDRAJAT” Mengatakan pada awak media saat di komfirmasi,” Lomba cipta menu ini di ikuti oleh 29 kecamatan semuanya ikut berpartisipasi mengikuti acara lomba cipta menu, dengan menyajikan beragam menu, yang bergizi,berimbang, tapi semuanya non beras contoh bagai mana kita ibu pkk itu di tuntut berkreasi dalam menciptakan menu selain non beras seperti , singkong, ubi, terus ganyong dan lain – lain.

Macam – macam modifikasi di jadikan menu makanan sehari – hari lomba menu ini di ikuti khusus oleh pokja tiga di hadiri oleh ibu – ibu camat dari 29 kecamatan se kabupaten tangerang. Bicara kegiatan lomba cipta menu permintaanya tercatat tiga hari tapi yang di tampilkan satu hari , untuk menu pagi siang dan sore. Untuk penilaian yang di liahat kereatifitas, penyajian, rasa modifikasi dan inovasi – inovasi baru, contoh makanan seperti talas singkong dll bisa di buat menarik dengan bermacam macam gaya dan rasa,

“Pasalnya lomba ini di selenggarakan setiap satu tahun sekali dan pemenang juara satu itu akan di lombakan lagi di tingkat provinsi nanti yang mewakili kabupaten. dengan adanya lomba cipta menu ini saya berharap dan dengan inovasi – inovasi baru dalam menciptakan menu baru jadi orang tidak berpokus kepada beras semata. Jadi bagai mana makanan sehari hari seperti ubi singkong ,sukun, talas, dll di modifikasi dan komposisinya sama pengganti beras , karna kita sekarang tau sendiri beras saja sudah mahalnya seperti apa,

Di tambahkan oleh Yanti sudrajat dan ibu – ibu camat yang lain sama kami pun di sini peserta, jujur kami senang dengan kegiatan ini, karna menambah semangat untuk memberikan inovasi – inovasi baru di bidang makanan terutama dalam hal penyajian rasa dan lain lain jadi tambah berkreasi serta memberikan semangat bersaing dengan 29 kecamatan sekabupaten tangerang. Tutur Yanti sudrajat._ atr/tng.

Leave A Reply

Your email address will not be published.