Laskar Rakyat Jokowi  Kembali Mengadakan Tuntutan Aksi Massa

0 9

DRADIOQU.COM – Laskar rakyat Jokowi  Kembali mengadakan Tuntutan aksi massa di PT. PLN (Persero) Pusat di Trunojoyo dan anak Perusahan Indonesia Power di Kuningan . Aksi ini merupakan aksi yang kedua setelah sebelumnya tuntutan yang sama mengingatkan Program Energy Nasional 35.000 MW lakukan dengan baik dan tender yang benar. Relawan Pengawal Nawacita program Presiden Jokowi-JK dengan komitmen mengawal kebijakan Visi Misi Jokowi-JK, Jakarta,Kamis 28/6/18.

Koordinator Aksi Johanes KK menyampaikan di depan Kantor  Indonesia Power ” Jokowi adalah orang baik programnya harus di tuntaskan jika ada yg bermain di tubuh PLN termasuk Indonesia Power harus di singkirkan. Kepada seluruh pihak proyek energi nasional di PLN  tidak main-main dan pandang bulu laksanakan program Presiden Jokowi.

Sikap Laskar Rakyat Jokowi menyampaikan program pro rakyat. Buka  mata dan telingga dari program  35.000 MW perlu pengawasan Sehingga tidak untuk ke pentingan kelompoknya. Kontrol Indonesia Power tender agar di lakukan dengan baik dan teruji kualitasnya, asas  good governence dan menolak tender ulang karna akan melahirkan tender yang kotor. Management Indonesia Power harus mampu pengadan  energy listrik Nasional  35.000 MW jika tidak mampu mengundurkan diri, tambahnya.

Relawan Laskar Rakyat  Jokowi membawa Sepanduk bertuliskan “Dirut IP  lecehkan arahan kebijakan Presiden Jokowi dan pecat Sripeni Inten  Cahyani Dirut  Indonesia Power”.

Ridwan Hanafi Menambakan Orasi di Halaman Masuk PLN” Laskar Rakyat  Jokowi ikut mendudukan  presiden Jokowi. Jokowi mengatakan kalian harus kawal nawacita agar visi misi terlaksana menjadi nyata, kalian jadi mata  dan telingga saya.  Karena itu agar PLN melaksanakan Program Jokowi-JK hindari monopoli dan monopsoli.”

Revolusi mental  diingatkan kembali demi percepatan energi listrik hingga pelosok terpencil,  hindari  dengan pola lama akan jadi musuh relawan dan Jokowi. Energy listrik  harus bisa di nikmati seluruh rakyat Indonesia, stop sharing fee di tubuh PLN, tambahnya.

Selanjutnya Perwakilan PT. PLN (Persero)  dan Indonesia Power menerima perwalilan aksi dan menyerahkan berkas tuntutan aksi.

Penulis : Jandri Ginting

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.