KRI SSA-378 Tangkap 1 Kapal Ikan Asing Berbendera Vietnam di Perairan Anambas

0 45

DRADIOQU.COM – Jakarta, 24 September 2018,Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra (SSA) dengan nomor lambung Kapal 378 Satuan Kapal Eskorta Komando Armada I yang sedang melaksanakan Operasi di perairan Laut Natuna Utara telah berhasil menangkap Satu Buah Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam di Perairan Anambas, Minggu (23/9).

Komandan KRI SSA-378 Letkol Laut (P) Zulfahmi yang didampingi oleh Palaksa Lanal Tarempa Mayor Laut (P) Budi Dermawan saat Konferensi Pers diatas kapal KRI SSA-378 menjelaskan kronologis penangkapan Kapal Asing yang berbendera Vietnam kepada awak media bahwa didalam Batas Landas Kontinen antara Indonesia dan Malaysia Kapal Ikan Vietnam tersebut ditangkap pada posisi enam (6) Nautical Mile (NM) didalam Kontinen Indonesia tepatnya pada posisi 04.48.52 U – 105.19.59 T, oleh KRI Sutedi Senoputra-378 bersama Komandan Letkol Laut (P) Zulfahmi.

Kapal KIA asal Negara Vietnam saat ditangkap diduga sementara tidak mengantongi dokumen lengkap dan sah dari Pemerintah Negara Republik Indonesia dan diduga sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah Negara Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI) secara illegal, kemudian Kapal Vietnam tersebut beserta barang bukti diamankan ke Lanal Tarempa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat sedang melakukan Operasi dan patroli di Perairan Laut Natuna, KRI SSA-378 mendapatkan kontak Kapal dari Radar Sperry Marine Master, dengan kecepatan dua (2) Knot,” bebernya.

Diungkapkannya, setelah dilakukan kontak menggunakan radio namun tidak mendapat jawaban dikarenakan pergerakan kapal mencurigakan dan kemudian Komandan KRI SSA-378 Letkol Laut (P) Zulfahmi memerintahkan untuk dilaksanakan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan, KRI SSA-378 melihat di Radar Kapal tersebut menambah kecepatan menjadi empat (4) Knot dan merubah haluan menjadi 290, kemudian dilaksanakan pengejaran namun pada saat didekati kapal berbendera Vietnam tersebut melakukan gerakan berputar dan hampir membahayakan KRI SSA-378 sehingga atas Perintah Komandan KRI SSA-378 dilaksanakan tembakan peringatan ke udara menggunakan senjata jenis SS1 milik KRI SSA-378 sebanyak empat kali.

“Usai tembakan peringatan diluncurkan, kapal Berbendera Vietnam tersebut berhasil dihentikan dan kemudian dilaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap kapal tersebut, dari hasil penggeledahan dan pemeriksaan terdapat cukup bukti untuk diproses dan terdapat kapal tersebut tidak memiliki dokumen lengkap, kemudian kapal kami kawal menuju Lanal Tarempa untuk proses lebih lanjut karena diduga keras telah melaksanakan illegal fishing yaitu menangkap ikan dilandas kontinen Indonesia tanpa dilengkapi dengan izin resmi dari pemerintah Republik Indonesia. ” tutur Letkol Laut (P) Zulfahmi. Pasal yang dikenakan yaitu Pasal 92 Jo 26 ayat (1) UU RI No 31 tahun 2004 tentang Perikanan (SIUP) dan pasal 93 ayat (2) Jo pasal 27 ayat (2) UU RI no 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 2004 tentang Perikanan (SIPI).

Selanjutnya KRI SSA-378 menyerahkan Kepada Lanal Tarempa berkas awal periksaan dan barang bukti kapal tangkapan beserta muatannya dengan keterangan nama kapal BT 97901 TS (Nguyen Phue 3), GT 110, Dokumen Nihil, Muatan kurang lebih 5 ton ikan campuran, Kebangsaan Vietnam, Nahkoda Van Thanh Lu (Vietnam), ABK 11 orang WN Vietnam (termasuk nahkoda)

Disebutkannya, diperkirakan masih banyak Kapal Kapal Asing (KIA) yang melakukan penangkapan ikan di wilayah Perairan Laut Natuna Utara, untuk itu perlu ditingkatkan kehadiran KRI di wilayah perairan tersebut.

Dari Pangkalan TNI Angkatan Laut Lanal Tarempa yang mana diwakili oleh Palaksa Mayor Laut (P) Budi Dermawan menyampaikan bahwa pihaknya akan melaksanakan proses lanjut sesuai dengan fungsi pangkalan untuk melaksanakan penyelidikan dan penyidikan sesuai proses hukum yang berlaku, sementara itu barang bukti dan Anak Buah Kapal (ABK) diamankan di Lanal Tarempa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.