Kapolresta Metro Depok Kombes Polisi Didik Sugiarto mengatakan kerugian negara

0 24

DRADIOQU.COM – Kapolresta Metro Depok Kombes Polisi Didik Sugiarto mengatakan kerugian negara akibat dugaan tindak pidana korupsi pada proses kegiatan pengadaan tanah di Jalan Nangka, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat sebesar Rp 10 miliar.

Didik mengatakan, Polresta Metro Depok telah melakukan penyelidikan sejak November 2017. Tercatat sudah 80 orang saksi dimintai keterangan oleh Tim Penyidik Polresta Metro Depok.

“Ada juga beberapa barang bukti yang kami sita. Penghitungan kerugian negara juga sudah dilakukan oleh BPKP Provinsi Jawa Barat. Dari alat bukti yang kami miliki ini kami menetapkan dua tersangka yakni saudara NMI (Nur Mahmudi Ismail) dan HP ( Harry Prihanto),” kata Didik di Polresta Metro Depok, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (29/8).

Diungkap Didik, dalam kegiatan pengadaan tanah Jalan Nangka Tahun Anggaran 2015 terdapat perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh NMI dan HP.

“Pengadaan tanah itu sesuai dengan surat izin yang diberikan oleh saudara NMI. Padahal pembebasan lahan itu dibebankan kepada pihak pengembang. Faktanya ada dana APBD mengalir untuk pengadaan lahan di Jalan Nangka,” ujar Didik.

Saat ini, Polresta Metro Depok terus mengumpulkan alat bukti untuk memperkuat pembuktian saat di persidangan nanti. Nur Mahmudi sendiri hingga saat ini belum dipanggil kembali untuk dilakukan pemeriksaan pascaditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Metro Depok.

“Kami dalam waktu dekat akan kembali memanggil NMI dan HP untuk kembal dilakukan pemeriksaan. Untuk penahanan memang belum dilakukan. Sedangkan pencekalan keluar negeri akan dilakukan sesuai prosedur hukum. Sambil berjalan. Kedepan akan dilakukan,” tutur Didik.

Tentang kemungkinan keterlibatan anggota DPRD dalam pengadaan lahan di Jalan Nangka ini, Didik mengungkapkan bahwa pemeriksaan juga telah dilakukan kepada anggota DPRD namun semuanya masih sesuai dengan prosedur seharusnya. Sedangkan untuk Wali Kota Depok Mohammad Idris yang pada saat itu menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok, Didik mengungkapkan bahwa Idris belum diperiksa.

“Kami hanya memeriksa mereka mereka yang ada kaitannya. Pihak pihak terkait yang kami sasar. Fakta-fakta hukum yang kami temukan merupakan langkah dari bagian penyidikan selanjutnya,” papar Didik.

Leave A Reply

Your email address will not be published.