Kalangan siswa dan guru di Korea Selatan (Korel) nampaknya harus menemukan cara baru untuk tetap menjaga stamina sepanjang hari

0 23

DRADIOQU.COM – Kalangan siswa dan guru di Korea Selatan (Korel) nampaknya harus menemukan cara baru untuk tetap menjaga stamina sepanjang hari, setelah pihak pemerintah menyatakan akan melarang penjualan kopi dan minuman berkafein tinggi di sekolah-sekolah.

Penjualan minuman berkafein tinggi kepada para siswa di sekolah telah dilarang secara resmi sejak 2013. Namun, para siswa memanfaatkan mesin penjual kopi dan minuman berkafein tinggi yang disediakan bagi para guru.

Juru Bicara Kementerian Keamanan Makanan dan Obat-obatan Korsel menyatakan, pihaknya ingin mengesampingkan kemungkinan anak-anak membeli minuman berkafein tinggi di sekolah, sekaligus mengingatkan para siswa untuk beralih dari minuman berkafein tinggi, saat mereka belajar dan mempersiapkan ujian.

Di bawah kebijakan yang akan berlaku mulai 14 September, penjualan kopi dan minuman berkafein tinggi sepenuhnya dilarang dari seluruh tingkatan sekolah.

“Minuman kopi akan hilang dari kafetaria dan mesin penjual otomatis yang dipasang di sekolah,” kata juru bicara itu kepada AFP, Jumat (31/8).

Surat kabar Chosun Ilbo menyatakan, kalangan siswa cenderung menggunakan minuman energi dan kopi untuk menjaga stamina saat mereka belajar hingga larut malam untuk menghadapi ujian.

Menurut Asosiasi Perdagangan Internasional Korea (KITA), Korsel merupakan negara pengimpor kopi terbesar ketujuh di dunia, dengan nilai transaksi mencapai US$ 700 juta pada tahun 2017. KITA menyatakan, rata-rata orang Korsel menghabiskan 512 cangkir kopi setiap tahun.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.