Jusuf Kalla (JK) menyebut besarnya anggaran untuk pertemuan IMF-World Bank di Bali sebagian besar untuk perbaikan infrastruktur

0 31

DRADIOQU.COM – Jakarta,Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menyebut besarnya anggaran untuk pertemuan IMF-World Bank di Bali sebagian besar untuk perbaikan infrastruktur. Sebagai tuan rumah, Indonesia harus menampilkan wajah yang terbaiknya. Untuk itu, berbagai infrastruktur harus diperbaiki.

“Begini biaya itu dianggarkan kurang lebih Rp 800 miliar ya, itu sebagian besar itu untuk perbaikan infrastruktur di Bali. Ada jalan underpass, perbaikan bandara.‎ Jadi kalau biaya penyelenggaraan total sebagian besar terkecuali hospitalitynya ya, hanya untuk acara-acara, dibayar sendiri oleh yang datang, ini bukan Asian Games,” kata JK di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (9/10).

Ia membandingkan jika even‎ Asian Games lalu, semua dibayarkan bangsa ini. Sementara untuk IMF seperti sekarang, lebih banyak dibayar peserta sendiri.

“Ini orang-orang kaya datang masa kita biayai, tidak. Semua biaya sendiri, hotelnya dibayar sendiri, makan dibayar sendiri, datang dibayar sendiri. Ya diperbaiki itu perbaikan infrastruktur dan juga layanan-layanan kesehatan, layanan apa gitu lah yang lain,” jelasnya.

Menurutnya, ‎jika dibandingkan dengan makna atau manfaat penyelenggaraan, jauh lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan. Indonesia tidak akan rugi menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan IMF.

‎”Kalau orang datang, mau datang, kata orang tamu adalah rezeki, tamu kan belanja apa, tinggal di hotel kan ada pajaknya. Dan hotel sekarang mahal, tiba-tiba 10 juta dalam satu malam. Itu pajak 10 persen, itu pajaknya saja sejuta. Jadi itu akan kembali lewat lain, lewat pajak, lewat keuntungan rakyat lewat orang bekerja. Itu kalau hanya biaya Rp 800 miliar itu, banyak negara pasti mau. Ini kan kayak olimpiade. Olmpiade, Asian Games yang biaya nya begitu besar kita siap, apalagi tamu seperti ini. Kapan lagi kita seperti itu,” tutup JK.SP

Leave A Reply

Your email address will not be published.