Harga saham produsen perangkat dan pakaian olahraga Nike mencapai harga tertinggi dalam sejarahnya pekan ini

0 29

DRADIOQU.COM – Harga saham produsen perangkat dan pakaian olahraga Nike mencapai harga tertinggi dalam sejarahnya pekan ini setelah memasang iklan kontroversial yang menampilkan pemain futbol Colin Kaepernick dan memicu kemarahan banyak warga Amerika termasuk Presiden Donald Trump.

Kaepernick sekarang menjadi aktivis penentang rasisme dan kekerasan polisi, dan memicu kontroversi dengan menjadi pemain futbbol pertama yang berlutut ketika lagu kebangsaan diputar sebelum pertandingan sebagai wujud protes. Tindakannya itu kemudian diikuti ratusan pemain futbol lainnya di Liga Futbol Nasional (NFL) Amerika.

Kamis (13/9) lalu, Nike yang masuk jajaran saham blue-chip di indeks Dow Jones, ditutup pada harga US$ 83,47 yang merupakan angka tertingginya. Raihan itu mendapat pujian dari bintang NBA LeBron James, yang menyebut dirinya “#NikeLifer”.

Rekor baru itu dicetak 10 hari setelah Nike merayakan 30 tahun slogan “Just Do It” dengan iklan Kaepernick, yang sekarang masuk daftar hitam NFL.

Pada sesi siang perdagangan Jumat (14/9), harga saham Nike menyentuh US$ 83,51.

Kemunculan Kaepernick ini memicu aksi protes dari sejumlah konsumen, yang berkampanye di media sosial dengan menghancurkan produk-produk Nike yang mereka punya.

Namun para analis pasar menyebut iklan ini justru pertaruhan besar Nike untuk menjaring konsumen dari generasi milenial dan kaum non-kulit putih. Data menunjukkan bahwa pertaruhan Nike ini membawa hasil.

Penjualan online Nike naik 31 persen Minggu hingga Selasa lalu atau sepanjang liburan Hari Buruh di AS.

Pada periode yang sama tahun lalu, penjualan online Nike hanya naik 17 persen, menurut data lembaga riset Edison Trends.

Selama enam hari sampai 9 September, penjualan online Nike turun 9 persen, tetapi jauh lebih kecil dibandingkan penurunan 32 persen periode yang sama 2017.

“Ada spekulasi bahwa iklan Nike/Kaepernick akan membuat penjualan anjlok, tetapi data yang ada tidak mendukung teori itu,” ulas Edison Trends.

Pekan lalu, Trump secara terbuka menunjukkan rasa tidak sukanya terhadap iklan Kaepernick.

“Apa yang dipikirkan Nike?” tulis Trump di Twitter.

Dalam wawancara yang dilakukan Fox TV, Trump kembali mengecam iklan tersebut.

“Saya tidak suka dengan apa yang dilakukan Nike. Menurut saya ini tidak tepat,” ujarnya.

“Saya menghormati bendera, saya menghormati lagu kebangsaan kita.” AFP, USA Today

Leave A Reply

Your email address will not be published.