Banyak orang berlomba-lomba foto dengan latar belakang “keren”

0 48

DRADIOQU.COM – Swafoto memang menjadi tren dunia. Banyak orang berlomba-lomba foto dengan latar belakang “keren” lalu memasangnya di media sosial. Tapi sayang sekali, mereka kerap mengabaikan risiko bahaya. Di India, kasus swafoto telah banyak merenggut nyawa.

Menurut satu penelitian yang diterbitkan dalam edisi Juli-Agustus Journal of Family Medicine dan Primary Care, pada Oktober 2011 dan November 2017, sejumlah 259 orang di seluruh dunia meninggal saat mengambil foto narsis.

Para peneliti studi yang berasal dari Institut Ilmu Kedokteran India dan Institut Teknologi India, Kanpur menganalisis contoh kematian yang berhubungan dengan swafoto yang dikumpulkan dari artikel-artikel berita berbahasa Inggris.

“Kematian terkait swafoto didefinisikan sebagai kematian tidak disengaja yang terjadi saat melakukan mengambil foto sendiri atau klik swafoto,” menurut penelitian.

Kematian akibat swafoto tampaknya meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Para peneliti menemukan tiga kematian terkait swafoto dilaporkan pada 2011, dua kasus pada 2013, 13 kasus pada 2014, 50 kasus pada 2015, 98 kasus pada 2016 dan 93 kasus pada tahun 2017.

Para peneliti menemukan bahwa pelaku swafoto mengalami tenggelam, kecelakaan transportasi, atau jatuh dari ketinggian. Kejadian itu adalah penyebab paling umum kematian terkait swafoto.

Jumlah terbesar kematian semacam itu dilaporkan banyak terjadi di India, diikuti oleh Rusia, Amerika Serikat dan Pakistan. Selain itu, sebagian besar korban swafoto sekitar 72,5% adalah laki-laki, sementara 27,5% adalah perempuan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.