Banjir bandang Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus, menyereret 17 rumah warganya

0 29

 

 

Dradiogu.com Lampung – Tanggamus-Kembali terjadi banjir bandang yang sangat dahsyat di Kecamatan Kelumbayan, kali ini banjir bandang tersebut telah meluluhlantahkan Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus pada rabu 7/11/2018), sekitar 00.30 dini hari.

Untuk sementara informasi yang terpantau oleh awak media, banjir bandang ini di sebabkan oleh curah hujan yang terus mengguyur Pekon Umbar sejak sore hari selasa 6/11/2018 hingga rabu dini hari rabu 7/11/2018. Akibat banjir bandang tersebut sekitar 17 Rumah warga terseret arus deras sungai Way Umbar yang terletak tepat disisi utara Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus.

Lewat sambungan telponnya Safik selaku Juru Tulis Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus menyampaikan dan membenarkan jika, untuk sementara rumah warga yang terseret arus sungai Way Umbar mencapai 17 Rumah.

” rumah yang terseret itu sekitar 17, dan untuk korban jwa sendiri belum bisa dipastikan, di karnakan selain hujan yang terus mengguyur, akses telekomunikasi dan listrik padam total ” terangnya

Sementara untuk keterangan dari salah satu Personil Taruna Siaga Bencana (TAGANA) setempat melalui Telepon juga membenarkan adanya informasi dari Pekon Umbar terkena Banjir Bandang.

“Memang benar informasi yang kami dapat juga melalui telepon, adanya banjir bandang di Pekon Umbar telah menelan kerugian l, dan yang pasti 17 rumah telah terseret oleh arus.” ungkap Darnalis salah satu Personil TAGANA

“Tapi kendala kami adalah akses komunikasi yang terputus, sehingga kami tidak bisa menghubungi kembali yang berada di Pekon Umbar. Tapi tetap kami sesegera mungkin menanggapi informasi ini dan langsung turun kelapangan, ” pungkas Darnalis.

Sampai diturunkannya berita ini warga Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus, belum dapat di hubungi kembali di karenakan putusnya jaringan komunikasi (S)tim Ajoy Tanggamus

Leave A Reply

Your email address will not be published.