Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Arus Mudik 2019 Di Terminal Kalideres

0 27

Dradioqu, Jakarta Barat – Arus Mudik Lebaran Tahun 2019 di terminal Kalideres dimulai dari H min 7 sampai dengan H plus 7 yaitu mulai dari tanggal 29 mei sampai dengan tanggal 13 juni 2019.

Kepala Terminal kalideres Revi Zulkarnaen menjelaskan, Dari kelengkapan data yang kita dapat mulai dari H min 7 sampai dengan H min 4 kemarin itu penumpang yang sudah diberangkatkan mencapai 16. 265 penumpang dengan jumlah kendaraan yang diberangkatkan sebanyak 1.888 kendaraan.

Pada kemarin dari H min 7 sampai H min 4 jumlah tertinggi untuk penumpang mencapai 6.042 penumpang dengan diberangkatkan sebanyak 292 kendaraan,” jelas Revi saat diwanwancarai,minggu (02/06/2019).

“Untuk tujuan pemudik itu ada sumatera dan jawa untuk sumatera itu lampung, palembang, jambi, pekanbaru, medan dan aceh,” ujar Revi.

Untuk yang jawa itu jurusannya adalah banten, jawa barat, jawa tengah dan jawa timur cuma untuk rata rata tujuan pemudik adalah lampung dan jawa tengah.

Untuk sumatera lampung kemudian untuk jawa tengah itu, tegal, purwokerto, pemalang, pekalongan dan mayoritas tujuan pemudik.

Lebih lanjut Revi mengungkapkan “Kalau hari ini tidak ada peningkatan pemudik, berarti kemarin pada H min 4 tanggal 01 juni 2019 itu puncak arus mudik di terminal kalideres,” ungkapnya.

Dibandingkan dengan tahun yang lalu ini ada penurunan jumlah penumpang pada puncak arus mudik karena pada puncak arus mudik tahun 2018 itu mencapai 8.876 penumpang dengan sebanyak 478 bus tapi kemarin pada puncak arus mudik yang terdata pada H min 4 itu 6.042 pemudik dan bus yang berangkat 292 Bus. Untuk tujuan favorit Pemudik itu masih jawa tengah dan lampung.

Satu hal yang penting bahwa sebelum di diberangkatkan para pengemudi diberikan pemeriksaan kesehatan dan di cek urine.

Revi menambahkan bahwa Bukan hanya pengemudi yang diperiksa tapi kendaraan juga diperiksa, jadi kita ada ada tiga posko ini ada posko pengamanan terpadu itu kita bergabung dengan TNI dan Polri kemudian Satpol pp, dinas kebakaran dan dinas sosial kemudian ada lagi posko kesehatan kesehatan itu ada terbagi dua ada posko kesehatan pemeriksaan pengemudi, ada posko kesehatan pemeriksaan untuk masyarakat umum atau pemudik yang di terminal kalideres.

Kita bekerjasama dengan BNNP Narkotika Provinsi Dki Jakarta, Dinas Kesehatan Dki Jakarta, Unit Kesehatan Jakarta Barat, Puskesmas Jakarta Barat.

Pengemudi di tes urine dan di cek kesehatannya, Apabila pengemudi di nyatakan lulus maka pengemudi tersebut diperbolehkan untuk mengemudi.

“Adapun Posko Rancek yaitu Posko Pemeriksaan Kelayakan Jalan Kendaraan kita bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan, selain pengemudinya Sehat Kendaraannya juga Sehat,” pungkas Revi.(fahmi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.