Anies Baswedan, mengatakan, angka pencemaran sungai di Kota Jakarta mengalami peningkatan selama tiga tahun

0 24

DRADIOQU.COM – Jakarta,Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, angka pencemaran sungai di Kota Jakarta mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir ini. Bila di tahun 2014, angka pencemaran sungai mencapai 32 persen maka di tahun 2017 meningkat menjadi 61 persen.

“Pada tahun 2014, sungai di Jakarta yang tercemar itu mencapai 32 persen. Kemudian di tahun 2017 menjadi 61 persen,” kata Anies saat menghadiri acara Festival Media Digital Pemerintah 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (5/12).

Menurutnya, untuk menurunkan pencemaran sungai untuk kembali ke angka 32 persen, sangat sulit dan membutuhkan waktu yang panjang. Namun, hanya dibutuhkan tiga tahun untuk membuat tingkat pencemaran sungai mengalami kenaikan dua kali lipat.

Anies mengakui, kebijakan mengantisipasi pencemaran sungai banyak mendapat kritikan dari media sosial (Medsos). Namun, pihaknya meminta seluruh jajarannya tidak terpaku pada kritikan di medsos. Melainkan bergerak terus untuk membersihkan sungai dari polusi.

“Kira-kira tiga bulan lalu ketika pertama mendengar dalam tiga tahun pencemaran sungai loncat dua kali lipat, maka Dinas Lingkungan Hidup, langsung saya instruksikan melakukan mitigasi atau tindakan mengurangi resiko pencemaran,” ujarnya.

Ada dua langkah mitigasi yang dilakukan. Pertama, melakukan pencegahan percepatan polusi sungai. Kedua, menurunkan tingkat pencemaran sungai yang sudah tercemar.

“Jadi apapun sebabnya, polusi sungai harus dicari. Setelah ketemu, kemudian kita bicara untuk menurunkannya. Tapi itu kecepatan (pencemaran) terlalu tinggi. Karena itu, langkah-langkah pencegahan untuk kecepatannya harus meningkat,” terangnya.B1NEWS

Leave A Reply

Your email address will not be published.