Sebanyak enam perancang busana asal Indonesia mengikuti pameran

0 46

DRADIOQU.COM – Sebanyak enam perancang busana asal Indonesia mengikuti pameran “Collection Première Moscow” (CPM) yang berlangsung pada 4 hingg 7 September 2018 di Expo Center Moscow, Moskwa, Rusia. Enam perancang tersebut menampilkan merek mereka, yakni “Intan Songket”, “Nur Zahra”, “Itang Yunasz”, “JavaNova”, “Warnatasku”, dan “Batik Chic”. Mereka adalah pelaku industri fashion dari Jakarta dan Sumatera Selatan.

Berbagai koleksi fashion Indonesia ditampilkan dalam peragaan busana dengan durasi masing-masing 30 menit pada 5 dan 6 September 2018. Koleksi pakaian yang ditampilkan dengan beragam motif, rancangan, dan kompisisi warna itu mendapatkan sambutan hangat dari para pecinta dan industri busana di Rusia yang hadir.

Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M Wahid Supriyadi turut hadir dan memberikan sambutan singkat pada peragaan busana tersebut. “Indonesia memiliki berbagai macam corak busana tradisional, seperti batik, ikat, jumputan, dan songket, yang tetap dapat tampil menarik dalam gaya busana moderen,” kata Wahid dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/9).

Duta Besar RI yang juga pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Luar Negeri bidang Ekonomi dan Sosial-Budaya itu mengatakan, selain melalui CPM, produk fashion Indonesia dari berbagai daerah juga ditampilkan tiap tahun dalam “Festival Indonesia” yang diadakan KBRI Moskwa sejak 2016.

Selain peragaan busana, terdapat Pavilion Indonesia yang menampilkan produk busana unggulan Indonesia, seperti kain tenun, songket, tas, dan berbagai produk fashion Tanah Air lainnya. Pameran CPM merupakan ajang fashion terbesar di Eropa Timur. Pada pameran kali ini terdapat sekitar lebih 1.280 merek dari 30 negara, seperti Indonesia, Italia, Turki, Jerman, Prancis, dan Spanyol.

Indonesia telah tiga kali mengirimkan perancang busana di CPM dengan dukungan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah, Kementerian Perindustrian. Diperkirakan, sebanyak 25.000 pengunjung hadir dalam 4 hari penyelenggaraan pameran. Selama penyelenggaraan CPM, terdapat 40 peragaan busana yang menampilkan berbagai merek, seminar mengenai tren busana terkini, dan sesi fashion lecture dari para ahli di bidang fashion.

Selama pameran, para peserta berkesempatan untuk saling bertemu dan menjalin jejaring dengan para pelaku industri fashion yang hadir. Para peserta Indonesia menyatakan bahwa mereka mendapat mitra dan kerja sama bisnis, tidak hanya dari Rusia, tetapi juga dari negara Eropa lainnya.RILISSY

Leave A Reply

Your email address will not be published.