Terputar

Title

Artist


 Layanan darurat di Kepulauan Canary, Spanyol menyatakan 319 orang migran, termasuk 59 wanita dan 24 anak-anak

Ditulis oleh pada Januari 28, 2022

Layanan darurat di Kepulauan Canary, Spanyol menyatakan 319 orang migran, termasuk 59 wanita dan 24 anak-anak. Seperti dilaporkan AP, Rabu (26/1/2022), para migran diselamatkan dari tujuh perahu berbeda yang mencoba mencapai kepulauan di Samudra Atlantik. Sementara para aktivis mengatakan sedikitnya 18 migran telah tewas.

“Kapal penyelamat Spanyol mencapai kapal di lokasi yang berbeda Selasa malam dan Rabu pagi. Penyelamat tidak menemukan mayat di atau di dekat kapal,” kata juru bicara Maritime Rescue Service kepada The Associated Press.

Walking Borders, satu organisasi non-pemerintah yang bekerja dengan para migran di wilayah yang sering dihubungi oleh orang-orang yang kesusahan atau kerabat mereka, mengatakan sedikitnya 18 orang yang bepergian dengan salah satu kapal tewas.

“Alat penyelamatan terlambat diaktifkan, meskipun memiliki lokasi kapal,” tulis Helena Maleno, pendiri LSM itu dalam satu cuitan.

Juru bicara layanan penyelamatan maritim, yang tidak disebutkan namanya dalam laporan media, mengatakan dalam salah satu operasi Selasa malam, penyelamat menemukan sembilan orang berpegangan pada perahu terbalik 45 mil laut dari pulau Lanzarote, tetapi tidak ada mayat atau orang yang terpaut ditemukan. Dia mengatakan kapal penyelamat harus segera melakukan panggilan darurat lainnya.

Layanan darurat kepulauan itu, 112, menyatakan bahwa sembilan orang dewasa dan satu bayi di antara 319 orang yang selamat dipindahkan ke fasilitas kesehatan setempat di Lanzarote dan Gran Canaria, pulau terdekat lainnya.

Sebagian besar migran yang diselamatkan diyakini berasal dari Afrika utara dan tengah, yang pada titik terdekat hanya berjarak 100 kilometer sebelah timur pulau-pulau Spanyol.

Penyelamatan migran, kedatangan kapal dan tragedi yang melibatkan tenggelam atau dehidrasi di laut hampir konstan di rute migrasi berbahaya yang disukai oleh banyak orang Afrika yang melarikan diri dari kekerasan atau kemiskinan.

Angka resmi menunjukkan bahwa lebih dari 22.000 migran tiba di Kepulauan Canary tahun 2021, kira-kira setengah dari total kedatangan melalui laut yang dicatat oleh Spanyol.

Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), setidaknya 384 meninggal pada tahun 2021 mencoba di rute Mediterania Barat ke daratan Spanyol atau pulau-pulaunya.

Walking Borders mengatakan karena perahu sering tidak ditemukan dan mayat tidak pernah diambil, perkiraan yang lebih akurat adalah 4.404 kasus kematian pada tahun 2021. Lembaga mengumpulkan kesaksian dari para penyintas dan kerabat korban.


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan

Email anda tidak ditampilkan. Wajib jika ada tanda *