Terputar

Title

Artist


Kabinet Israel menyetujui rencana untuk menanam 450.000 pohon

Ditulis oleh pada Januari 26, 2022

Kabinet Israel menyetujui rencana untuk menanam 450.000 pohon di kota-kota negara itu untuk mengurangi sejumlah efek perubahan iklim. Seperti dilaporkan jewishexponent.com, Senin (24/1/2022), penanaman pohon itu ditujukan agar Israel memiliki banyak tempat teduh dan suhu yang lebih sejuk.

Rencana penghijauan diperkirakan menelan biaya sekitar 2,25 miliar shekel, atau US$ 716 juta (Rp 10,2 triliun). Penghijauan akan dilaksanakan antara sekarang dan 2040. Target dari rencana tersebut adalah 70% trotoar akan dinaungi oleh pepohonan.

“Pemerintah Israel telah menetapkan masalah iklim sebagai tujuan nasional. Lebih dari 90% penduduk negara itu tinggal di komunitas perkotaan, dan semakin panas iklimnya, semakin sulit untuk bergerak di luar,” kata Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, menurut The Times of Israel.

Rencana tersebut dimaksudkan untuk melindungi penduduk kota dari suhu panas karena perubahan iklim di iklim Israel yang sudah panas, tetapi juga untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dari perubahan iklim.

Pohon-pohon bisa mendaur ulang karbon dioksida, salah satu gas yang dikeluarkan oleh mobil yang berpolusi, serta menahan tanah dan menyerap curah hujan, mengurangi dampak banjir, yang telah menjadi peristiwa yang semakin umum di Israel.

Resolusi yang disahkan Minggu (23/1) oleh kabinet menyebut pohon sebagai infrastruktur perkotaan yang kritis, terutama di saat perubahan iklim.

Tetapi bahkan ketika Israel berencana untuk menanam pohon baru, ratusan ribu pohon dewasa malah ditebang setiap tahun untuk alasan seperti konstruksi, menurut Haaretz.

Menanggapi pertanyaan tentang penebangan pohon oleh Haaretz, Badan Perlindungan Lingkungan Israel menyatakan akan membentuk kelompok untuk melihat aspek pencegahan penebangan, baik di tempat umum maupun di kebun pribadi.


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan