Terputar

Title

Artist


 Indonesia mengajukan permintaan kepada Amerika Serikat untuk terus memberikan fasilitas generalized system of preferences 

Ditulis oleh pada Desember 15, 2021

Indonesia mengajukan permintaan kepada Amerika Serikat untuk terus memberikan fasilitas generalized system of preferences (GSP) dalam perdagangan blateral, di sela kunjungan Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Selasa (14/2/2021).

GSP adalah fasilitas yang diberikan pemerintah AS kepada negara-negara berkembang untuk membantu ekspor mereka dengan mengeliminasi bea masuk atas produk tertentu.

Indonesia termasuk penerima GSP dan terakhir diperpanjang pada Oktober 2020.

“Kita memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Angka perdagangan Januari-Oktober 2021 mencapai US$ 29,6 miliar yang mengalami kenaikan 33,9% dibanding periode yang sama tahun lalu,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai menerima Blinken di kantornya di Jakarta.

“Indonesia juga telah menyampaikan harapan kiranya fasilitas GSP tetap dapat diberikan oleh Amerika Serikat,” tambahnya.

Selain perdagangan, investasi Amerika di Indonesia juga melonjak sepanjang tahun ini.

“Tahun 2020 investasi Amerika Serikat di Indonesia mencapai US$ 749,7 juta dan pada 2021 periode Januari-September sudah mencapai US$1,3 miliar yang berarti meningkat 73% walaupun masih dalam hitungan sembilan bulan,” papar Retno.

Blinken tidak secara khusus menanggapi permintaan Indonesia soal GSP, tetapi membenarkan bahwa kunjungannya dimaksudkan untuk memperkuat hubungan dua negara di bidang ekonomi, kelautan, dan bidang-bidang lain “yang berdampak pada rakyat kita”.

“Kami memperkuat kerja sama di bidang maritim, termasuk keamanan maritim, pengelolaan sumber daya, konservasi perikanan, keselamatan dan navigasi, aktivitas ekonomi, dan sains dan teknologi,” kata Blinken.

Kerja sama bidang maritim ini diperpanjang hingga 2026.

Selain itu, Blinken dan Retno juga menandatangani kerja sama bidang pendidikan dan program relawan Peace Corps.

Menurut Biden, ribuan orang dari Amerika sudah terlibat dalam program tersebut dan datang ke Indonesia untuk mengajar Bahasa Inggris, melatih para guru, tinggal bersama keluarga-keluarga Indonesia, dan belajar bahasa setempat.

Blinken tiba di Jakarta hari sebelumnya dan sudah bertemu dengan Presiden Joko


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan