Terputar

Title

Artist


Pembalap Formula 1 (F1) dapat menghadapi sanksi atau kehilangan semua poin mereka karena mengemudi dengan cara yang tidak sportif

Ditulis oleh pada Desember 10, 2021

Pembalap Formula 1 (F1) dapat menghadapi sanksi atau kehilangan semua poin mereka karena mengemudi dengan cara yang tidak sportif, ujar direktur balapan FIA, Michael Masi. Pernyataan itu muncul, setelah timbul kekhawatiran balapan di Abu Dhabi berakhir dengan tabrakan antara dua pembalap yang bertarung gelar juara dunia, Lewis Hamilton (Mercedes) dan Max Verstappen (Red Bull).

Keduanya menuju balapan seri terakhir di Abu Dhabi dengan perolehan poin yang sama 369,5. Tetapi Verstappen (24) unggul karena menang 9 seri balapan, dan Hamilton (36) 8 seri. Dengan jumlah kemenangan yang lebih banyak, Verstappen bisa juara dunia jika keduanya gagal mencetak poin.

Keduanya telah bertabrakan tiga kali musim ini, termasuk pada balapan terakhir di Arab Saudi, yang meningkatkan kekhawatiran tentang musim ini bakal berakhir dengan tabrakan.

Berdasarkan pasal-pasal Kode Olahraga Internasional yang berkaitan dengan perilaku “tidak sportif” dan hukuman untuk perilaku tersebut, Masi mengirimkan peringatan yang jelas bahwa skenario seperti itu (tabrakan) dapat mengakibatkan konsekuensi yang parah.

“Secara khusus saya ingin mengingatkan Anda tentang artikel-artikel berikut yang dirinci di bawah ini,” kata pria Australia itu dalam catatan acaranya, Kamis (9/12/2021).

Dia menunjuk Pasal 12.2.1l yang berhubungan dengan “setiap pelanggaran prinsip-prinsip keadilan dalam kompetisi, perilaku dengan cara yang tidak sportif atau upaya untuk mempengaruhi hasil kompetisi dengan cara yang bertentangan dengan etika olahraga.”

Masi juga menyebutkan, Pasal 12.4.5 yang mencakup hukuman yang dapat dijatuhkan oleh pengurus termasuk “suspensi untuk satu atau lebih kompetisi, penarikan poin untuk kejuaraan, piala, tantangan, trofi, seri.”

Gaya membalap Verstappen yang agresif dan tanpa kompromi menjadi sorotan.

Pengawas balapan menilai taktik bertahannya melawan Hamilton di Sirkuit Jeddah akhir pekan lalu salah, karena memicu tabrakan, dan memberinya penalti dua kali dengan total 15 detik.

Setelah balapan di Jeddah tersebut, juara dunia F1 1996 Damon Hill mengatakan kepada Sky Sports, FIA yang mengatur balapan, perlu memperingatkan Verstappen dan Hamilton tentang konsekuensinya jika tabrakan di antara mereka menjadi penentu gelar juara dunia.

“Ada preseden yang dibuat pada kejuaraan tahun 1997 di mana poin (Michael) Schumacher diambil,” katanya.

“Jadi jika kita memiliki situasi (tabrakan), saya pikir FIA harus membuat tim dan pembalap tahu sebelumnya apa yang mungkin mereka lakukan.”


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan