Terputar

Title

Artist


Tingkat hunian hotel di Kota Bogor mengalami kenaikkan hingga rata-rata mencapai 85%

Ditulis oleh pada November 1, 2021

Tingkat hunian hotel di Kota Bogor mengalami kenaikkan hingga rata-rata mencapai 85% pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 yang sudah berjalan selama dua pekan. Para pengelola hotel berharap keadaan terus membaik hingga libur Natal dan Tahun Baru, seiring dengan menurunnya kasus Covid-19.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor Yuno Abeta Lahay mengatakan, secara umum sektor perhotelan dan restoran di Kota Bogor saat ini berangasur membaik. Dari puluhan hotel yang ada di Kota Bogor rata-rata tingkat okupansinya sudah mencapai 80 hingga 85 persen pada setiap akhir pekannya.

“Okupansi hotel dan restoran saat ini sudah jauh membaik ketimbang Juli, Agustus kemarin. Sekarang rata-rata okupansi berkisar di angka 80 hingga 85 persen itu untuk weekend,” papar Yuno, Minggu (31/10/2021).

Tak hanya setiap akhir pekan, okupansi hotel dan restoran di Kota Bogor juga meningkat pada hari kerja.

“Kalau hari biasa atau weekday okupansinya bisa sampai 60 hingga 70 persen, ini hampir rata di seluruh hotel-hotel,” ujarnya.

Yuno berharap, kondisi seperti ini bisa terus berkelanjutan hingga puncaknya pada Natal dan Tahun Baru. Dengan demikian diharapkan roda perekonomian Kota Bogor bisa berangasur membaik.

Tak hanya itu, Yuno juga berharap Pemkot Bogor secara bertahap membuka sejumlah destinasi pariwisata. Dengan dibukanya pariwisata, tentunya akan lebih meningkatkan tingkat okupansi dan kunjungan wisatawan ke Kota Bogor di masa PPKM Level 2.

“Kami harap pariwisata ini bisa saling mendukung kegiatan hotel, restoran dan sektor lainnya. Karena destinasi wisata ini kan bersinggungan dengan okupansi hotel dan restoran,” katanya.


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan