Terputar

Title

Artist


Rebranding Facebook menjadi Meta ditanggapi oleh Edward Snowden

Ditulis oleh pada November 1, 2021

Rebranding Facebook menjadi Meta ditanggapi oleh Edward Snowden, whistleblower yang terkenal karena membongkar program Pemerintah AS dalam memata-matai warganya sendiri, ikut angkat suara mengenai Meta.

Facebook is Facebook. Don’t write about the name, write about what they do, because that’s what matters. Paperwork doesn’t change the nature of a thing,” kata Snowden dalam akun Twitternya (29/10/2021).

Kalimat ini bisa diinterpretasikan bahwa perubahan nama Facebook tidak berarti apa-apa karena Facebook masih memendam masalah yang sama dan ini yang paling penting.

Facebook mengubah nama perusahaan induknya menjadi “Meta” pada Kamis (28/10/2021) dan memulai transisi dari jaringan sosial ke jaringan virtual yang disebut dengan “Metaverse”.

Snowden mengatakan bahwa Facebook sedang mencoba “membangun hubungan di antara hal-hal yang tak bermakna kepada pengguna internet di seluruh dunia”. Proses ini disebut Apophenia. Contoh lain dari Aphopenia adalah teori konspirasi (menghubungkan hal-hal yang tak terkait dalam satu konspirasi).

“Sekarang kita memahami, bahkan menerima, konsumsi informasi daring yang berlebihan (hyper-consumption) berdampak pada kita sendiri yang dikonsumsi secara hiper (hyper-consumed),” kata Snowden.

Pernyataan Snowden selaras dengan skandal yang menimpa Facebook baru-baru ini. Mantan karyawan Frances Haugen merinci bagaimana Facebook mengetahui situsnya berpotensi berbahaya terhadap kesehatan mental tetapi membiarkan hal tersebut. Haugen menuduh Facebook menempatkan laba di atas keselamatan penggunanya.

“Facebook menjadi perusahaan senilai US$ 1 triliun di atas keamanan kita, termasuk keamanan anak-anak kita,” kata Haugen dalam pernyataannya yang disiapkan untuk sidang Senat yang dikutip oleh Bloomberg News, Selasa (5/10/2021).


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan