Terputar

Title

Artist


Alec Baldwin telah berbicara di depan umum untuk pertama kalinya tentang sinematografer yang dia tembak di lokasi syuting film Rust

Ditulis oleh pada November 1, 2021

Alec Baldwin telah berbicara di depan umum untuk pertama kalinya tentang sinematografer yang dia tembak di lokasi syuting film Rust. Sang aktor menyebut Halyna Hutchins seorang teman dan mengatakan bahwa dia “terus-menerus berhubungan” dengan keluarganya yang berduka. Baldwin mengatakan, dia berbicara agar para fotografer berhenti mengikuti keluarganya.

“Dia adalah teman saya,” kata Baldwin kepada fotografer Sabtu (30/10/2021) waktu AS di pinggir jalan di Vermont. “Kami bersama kru sangat, sangat baik dalam syuting film dan kemudian peristiwa mengerikan ini terjadi.” demikian rekaman Video yang didistribusikan TMZ.

Penyelidik yakin, pistol Baldwin yang menembakkan satu peluru langsung menewaskan sinematografer Halyna Hutchins dan melukai sutradara Joel Souza.

Baldwin didamping sang istri, Hilaria, ketika dia berbicara dengan fotografer dan dia merekam percakapan itu dengan smartphone-nya, sering kali berusaha membuat suaminya berhenti berbicara.

Baldwin menyebut insiden penembakan itu sebagai “peristiwa satu dalam satu triliun” dan mengatakan dia telah bertemu dengan suami Hutchins. “Dia syok, dia memiliki seorang putra berusia sembilan tahun. Kami terus-menerus berhubungan dengannya karena kami sangat khawatir tentang keluarga dan anaknya. Seperti yang saya katakan, kami dengan sabar menunggu departemen sheriff memberi tahu kami. hasil penyelidikan mereka”.

Penyelidik di New Mexico di mana penembakan itu terjadi mengatakan, tetapi terlalu dini untuk menentukan apakah tuntutan akan diajukan.

Sheriff Kabupaten Santa Fe Adan Mendoza mengatakan 500 butir amunisi, campuran peluru kosong, peluru tiruan dan peluru yang dicurigai tajam, ditemukan saat menggeledah lokasi film Rust.

Detektif telah menemukan proyektil utama yang mereka yakini ditembakkan oleh aktor. Pengujian sedang dilakukan untuk memastikan apakah proyektil yang diambil dari bahu Souza ditembakkan dari revolver Colt panjang yang sama yang digunakan oleh Baldwin. FBI akan membantu dengan analisis balistik.

Souza, yang berdiri di belakang Hutchins, mengatakan kepada penyelidik bahwa tidak boleh ada peluru langsung di dekat tempat kejadian.

Jaksa Distrik Mary Carmack-Altwies mengatakan, para penyelidik belum bisa mengatakan apakah itu kelalaian atau oleh siapa. Dia menyebutnya kasus kompleks yang akan membutuhkan lebih banyak penelitian dan analisis.

 


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan