Terputar

Title

Artist


Sebanyak 20 orang dari 37 orang yang menjadi korban luka dalam tabrakan bus Transjakarta

Ditulis oleh pada Oktober 26, 2021

Sebanyak 20 orang dari 37 orang yang menjadi korban luka dalam tabrakan bus Transjakarta di Cawang, Jakarta Timur masih dirawat di rumah sakit. Sementara 17 korban lainnya telah pulang ke rumah masing-masing.

Berdasarkan data PT Transjakarta, tabrakan yang terjadi di Halte Jalan Letjen MT Haryono, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur tepatnya di depan Gedung Indo Mobil, pada Senin (25/10/2021) itu menewaskan dua orang. Sementara, 31 orang mengalami luka berat dan ringan serta mendapatkan perawatan di rumah sakit dan enam korban lainnya berada dalam kondisi yang baik sehingga langsung pulang ke rumahnya, tanpa perlu perawatan di rumah sakit.

Direktur Operasional Transjakarta Prasetia Budi mengatakan dari 31 korban yang dirawat di rumah sakit, 11 diantaranya juga telah pulang ke rumah masing-masing. Dengan demikian, tersisa 20 orang yang masih mendapatkan perawatan di rumah sakit dan 17 korban lainnya telah pulang ke rumahnya.

“Alhamdulillah, sampai saat ini sebanyak empat orang dari RS Budhi Asih dan tujuh orang pelanggan yang mengalami luka-luka sudah diperbolehkan pulang. Sebagian yang lainnya masih terus mendapatkan perawatan,” kata Prasetia di Jakarta, Senin (25/10/2021) malam.

Prasetia menegaskan Transjakarta akan terus mendampingi para pelanggan yang masih dirawat sampai pulih dan diperbolehkan kembali ke rumahnya masing-masing. Hal ini, katanya, merupakan bentuk konsistensi Transjakarta dalam menyelesaikan kejadian ini hingga proses investigasi selesai dilakukan pihak kepolisian.

“Transjakarta akan terus mendampingi mereka hingga dinyatakan pulih. Kami berdoa agar mereka bisa segera pulih dan kembali bersama orang-orang terkasih dalam kondisi sehat. Kami juga mengucapkan belasungkawa untuk keluarga pelanggan yang tidak bisa diselamatkan dalam kejadian tadi. Semoga diberikan ketabahan berlimpah,” ungkap Prasetia.

Transjakarta, kata Prasetia, akan terus memantau agar para korban di rumah sakit mendapatkan pelayanan terbaik.

 


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan

Email anda tidak ditampilkan. Wajib jika ada tanda *