Terputar

Title

Artist


Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah berkomunikasi dengan pihak Google dan Apple

Ditulis oleh pada Oktober 20, 2021

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah berkomunikasi dengan pihak Google dan Apple. Tujuannya untuk mencegah bertumbuhnya pinjol atau pinjaman online ilegal di Indonesia.

“Kominfo juga telah berkomunikasi dengan Google dan Apple agar pendaftaran penyelenggara sistem elektronik di PlayStore dan AppStore harus disertai dengan bukti lisensi yang diterbitkan OJK atas fintech yang bersangkutan,” ujar Menkominfo Johnny G Plate dalam konferensi pers di kantor Kemko Polhukam, Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Johnny juga berharap platform digital mendukung industry keuangan nasional berkembang secara legal. “Kita harapkan kerja sama platform digital juga mendukung agar industri keuangan nasional termasuk fintech, dan industri dunia bisa bertumbuh baik secara legal, dan secara bersama-sama kita tegas memberantas industri keuangan ilegal termasuk pinjol ilegal di Indonesia,” kata Johnny.

Pada kesempatan itu, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan ancaman dari pinjol bisa dijerat pidana. Menurut Mahfud, terdapat sejumlah ketentuan untuk menjerat pihak pinjol yang menagih utang dengan ancaman.

“Misalnya ancaman kekerasan, ancaman menyebar foto tidak senonoh dari orang yang punya utang kalau tidak bayar. Itu terus sekarang bandar, pekerjanya mulai ditindak. Kita gunakan Pasal 368 KUHP yaitu pemerasan,” kata Mahfud.

“Lalu, juga ada Pasal 335 KUHP tentang perbuatan yang tidak menyenangkan. Kemudian, UU Perlindungan Konsumen, UU ITE Pasal 29 dan Pasal 32 ayat 2 dan ayat 3,” kata Mahfud.

Mahfud menyatakan Bareskrim Polri juga akan memasifkan upaya untuk mengatasi maraknya kasus pinjol, khususnya yang ilegal. Meski begitu, Mahfud menegaskan pinjol yang legal dapat terus berkembang. Menurut Mahfud, tindakan tegas hanya dilakukan terhadap pinjol ilegal.

“Kita hanya akan melakukan tindakan tegas terhadap pinjol ilegal. Untuk pinjol-pinjol lain yang legal, yang sudah ada izin dan sah, silakan berkembang karena justru itu yang diharapkan, tapi yang ilegal ini akan kita tindak dengan ancaman hukum pidana,” kata Mahfud.

 


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan