Terputar

Title

Artist


Diwarnai laga yang berlangsung panas, klub Italia Napoli menyerah 2-3 di kandang sendiri

Ditulis oleh pada Oktober 1, 2021

Diwarnai laga yang berlangsung panas, klub Italia Napoli menyerah 2-3 di kandang sendiri saat menjamu Spartak Moscow dalam lanjutan Liga Europa, Kamis (30/9/2021) atau Jumat dini hari WIB. Napoli bermain dengan 10 orang sejak menit ke-29 setelah Mario Rui diganjar kartu merah.

Napoli mengawali pertandingan dengan baik. Mereka berhasil menggebrak dan sukses mencetak gol saat pertandingan baru berjalan 11 detik melalui aksi Eljif Elmas. Namun kartu merah langsung Mario Rui setelah tinjauan VAR membuat mereka bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam.

Spartak menyamakan kedudukan pada menit ke-55, melalui Quincy Promes dan berbalik unggul pada menit ke-80 berkat gol Mikhail Ignatov. Dua menit kemudian, Spartak juga harus tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-82 karena Maximiliano Caufriz diganjar kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan.

Tampil dengan 10 pemain, Spartak justru berhasil menambah keunggulan pada menit ke-90 juga melalui gol Quincy Promes. Napoli baru bisa memperkecil ketinggalan pada menit ke-90+4 berkat aksi Victor Osimhen yang masuk sebagai pemain pengganti tepat setelah jeda.

Partai ini berlangsung panas karena Napoli menganggap banyak keputusan wasit yang berat sebelah. Kekacauan bahkan terjadi usai pertandingan setelah para pemain Napoli memprotes wasit.

“Ada beberapa ketegangan di akhir, karena melihat mereka dari lapangan, banyak keputusan wasit yang tidak biasa,” kata bek sayap Napoli Giovanni Di Lorenzo kepada Sky Sport Italia.

“Selalu sulit ketika bermain dengan 10 orang, kami bermain berkali-kali untuk menguji dalam latihan dengan 10 orang, tetapi itu membutuhkan banyak dari Anda.

“Kami mengambil inisiatif sepanjang pertandingan, mengecewakan karena kami kebobolan gol-gol itu.”

Napoli memiliki satu poin setelah dua pertandingan di grup Liga Europa ini, tetapi ada harapan, karena Leicester City kalah 0-1 dari Legia Warsawa, yang berarti ini persaingan di Grup C sangat terbuka.

 


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan