Terputar

Title

Artist


 Mobile Premier League (MPL), platform eSport dan mobile gaming meraih pendanaan Seri E senilai US$ 2,3

Ditulis oleh pada September 17, 2021

Mobile Premier League (MPL), platform eSport dan mobile gaming meraih pendanaan Seri E senilai US$ 2,3 miliar atau setara Rp 32,8 triliun (kurs Rp 14.265 per dolar AS).

Pendanaan terbaru MPL dipimpin oleh Legatum Capital. Investor-investor yang terlibat di seri sebelumnya juga turut berpartisipasi di putaran Seri E, seperti Sequoia, SIG, RTP Global, Go-Ventures, Moore Strategic Ventures, Play Ventures, Base Partners, Telstra Ventures, dan Founders Circle Capital.

MPL telah beroperasi selama dua tahun di Indonesia dan baru-baru ini semakin memperkuat ekspansinya secara global dengan memasuki pasar Amerika Serikat (AS). Saat ini, MPL memiliki lebih dari 85 juta pengguna terdaftar secara global. Di Indonesia, MPL memiliki lebih dari 5 juta pengguna terdaftar dan telah menunjuk Baim Wong sebagai brand ambassador.

Co-founder dan CEO Mobile Premier League, Sai Srinivas menyatakan, investasi ini merupakan pengakuan atas potensi industri game dan eSport serta dukungan terhadap kemampuan MPL untuk berkembang secara global.

“Kesuksesan MPL Indonesia mendorong kami untuk berekspansi ke Amerika Serikat, salah satu pasar game terbesar di dunia. Kami sangat optimistis dengan kemajuan operasi kami di Amerika Serikat dan misi kami untuk menjadikan MPL sebagai pusat eSport dan gaming dunia,” kata Sai Srinivas, dalam keterangan resminya,

Menurut Sai Srinivas, MPL akan menggunakan suntikan dana segar ini untuk membiayai ekspansi secara global, meningkatkan investasi di pengembangan teknologi lokal, dan mendorong pertumbuhan perusahaan di pasar lokal.

Country Head Mobile Premier League Indonesia, Ridzki Syahputera mengatakan, MPL melihat potensi eSport yang sangat besar di Indonesia di mana saat ini dari sisi pendapatan mobile gaming berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dan peringkat ke-8 di dunia. Oleh karena itu, Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi MPL.

“Pendanaan terbaru ini akan membantu kami menjaga komitmen untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam bermain dan berkompetisi secara sportif di platform kami lewat MPL Fairplay dengan menerapkan prinsip bermain yang adil, aman, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Ridzki menambahkan, strategi D2C (direct-to-consumer) menjadi kunci keberhasilan MPL di pasar global. “Strategi ini juga membantu MPL meningkatkan jumlah pengguna, konten gaming serta jumlah turnamen dalam platform MPL, mendorong kolaborasi, menjaga loyalitas pengguna, serta melakukan monetisasi,” tandasnya.

Sementara, CEO Legatum dan anggota dewan komisaris MPL yang baru, Mark Stoleson mengatakan, Legatum sangat senang dapat memimpin putaran pendanaan terbaru ini karena MPL terus menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dan mengokohkan posisi sebagai platform eSport dan gaming berbasis ketangkasan terkemuka di dunia.

“Kami juga merasa terhormat dapat mendukung Sai, Shubh, dan tim mereka yang luar biasa di MPL, serta para investor kelas dunia lainnya untuk bersama-sama membangun perusahaan yang memberikan pengalaman bermain game terbaik bagi pengguna, kesempatan terbaik bagi para pengembang untuk mendistribusikan game mereka, serta komitmen untuk mewadahi talenta-talenta global terbaik dan budaya perusahaan yang menginspirasi,” kata Mark Stolenson.


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan

Email anda tidak ditampilkan. Wajib jika ada tanda *