Terputar

Title

Artist


Aplikasi versi modifikasi dari WhatsApp bernama WhatsApp Pink berisi malware

Ditulis oleh pada September 6, 2021

Aplikasi versi modifikasi dari WhatsApp bernama WhatsApp Pink berisi malware yang dapat membahayakan data pengguna.

WhatsApp, sebagai salah satu aplikasi paling banyak digunakan, memiliki banyak versi modifikasi yang tersebar di internet. Tetapi perlu diketahui, aplikasi modifikasi belum tentu aman dan beberapa di antaranya mungkin berisi malware. Baru-baru ini, klon WhatsApp yang disebut WhatsApp Pink dilaporkan membawa virus yang berbahaya bagi keamanan privasi pengguna.

Dilansir Gizchina (26/4), peneliti keamanan Rajshekhar Rajaharia membagikan tangkapan layar dari aplikasi tersebut yang mirip dengan versi aslinya. Dalam deskripsi, WhatsApp Pink akan memberikan versi yang disempurnakan dengan fitur tambahan. Menurut Rajaharia, ini sebenarnya adalah jebakan yang mungkin akan membuat pengguna terperdaya olehnya.

Adapun tautan untuk mengunduh WhatsApp Pink tersebar luas melalui pesan di WhatsApp. Tautan tersebut mengandung virus apabila diklik. Jika mengklik link tersebut, pengguna akan diminta mengisi informasi login akun WhatsApp untuk mendaftar. Laporan menyebutkan, sekali pengguna melakukan pendaftaran, maka data pribadi tidak lagi aman.

“Waspadalah terhadap WhatsApp Pink! Virus sedang menyebar di grup WhatsApp dengan tautau unduhan APK. Jangan klik tautan apapun dengan nama WhatsApp Pink. Akses lengkap ke ponsel akan hilang,” kata peneliti kemananan.

Di samping itu, WhatsApp tidak pernah meluncurkan versi Pink khusus ini. Jadi, seharusnya Anda tidak terkecoh dengan pesan hoaks tersebut. Namun, jika Anda terlanjur jatuh ke dalam jebakan, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Putuskan koneksi dengan perangkat WhatsApp Web 

Jika Anda sudah mengunduh WhatsApp Pink dan kebetulan sudah menghubungkannya pada WhatsApp Web, segera putuskan koneksi akun WhatsApp yang ada di perangkat WhatsApp Web. Langkah ini harus dilakukan sebelum Anda menghapus aplikasi pada smartphone.

  • Hapus pemasangan aplikasi WhatsApp Pink 

Menghapus pemasangan aplikasi berbahaya adalah hal kedua yang perlu Anda lakukan. Pastikan untuk keluarkan akun sebelum mencopot pemasangan. Selain itu, hapus juga data aplikasi yang tersisa dari pembersih file.

Hapus cache browser
Mengahpus cache pada browser juga disarankan agar tidak ada satupun jejak dari aplikasi tersisa. Ini dapat dilakukan melalui pengaturan aplikasi atau dari browser itu sendiri.

Cari dan hapus aplikasi berbahaya lainnya
Ada potensi aplikasi malware akan mengunduh aplikasi malware lainnya secara otomatis di ponsel Anda. Untuk itu, perhatikan apakah ada aplikasi yang tidak Anda unduh sendiri. Ini dapat dilihat di Manajemen Aplikasi, bukan di toko aplikasi. Jika Anda menemukannya, langsung hapus atau uninstall.

Terlepas dari empat langkah di atas, Tek.id menyarankan jangan pernah mengunduh aplikasi dari tautan yang diteruskan (forward). Lebih baik mengunduh dari Google Play Store, meskipun platform ini juga masih kebobolan aplikasi berbahaya. Tapi, setidaknya Anda bisa meninjau deskripsi tentang pengembang dan persyaratan data pengguna yang dipakai. Dengan demikian, Anda bisa memutuskan kembali apakah aplikasi tersebut aman atau tidak untuk privasi data.

 


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan

Email anda tidak ditampilkan. Wajib jika ada tanda *