Terputar

Title

Artist


Untuk menopang aktivitas itu yakni dengan mengandalkan aplikasi meeting online

Ditulis oleh pada Agustus 27, 2021

Situasi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini membuat, kegiatan belajar mengajar, ataupun bekerja pun masih dilakukan di rumah. Untuk menopang aktivitas itu yakni dengan mengandalkan aplikasi meeting online. Sehingga tidak mengherankan jika sejumlah aplikasi meeting online berlomba-lomba menghadirkan fitur baru.

Seperti Zoom, aplikasi ini baru saja merilis fitur baru, bernama focus mode. Fitur ini disebutkan perusahaan dirancang secara khusus untuk menjaga supaya para siswa tidak saling mengganggu satu sama lain pada saat belajar di ruang kelas virtual.
Focus Mode ini hanya bisa diaktifkan oleh guru sehingga siswa tidak dapat melihat video atau berbagi layar satu sama lain. Sedangkan guru masih dapat melihat webcam semua orang. Namun ketika kelas virtual akan melakukan diskusi, guru bisa mematikan Focus Mode sehingga siswa bisa kembali saling berinteraksi.

Diharapkan dengan adanya fitur Focus Mode di Zoom ini memungkinkan para guru untuk dapat melihat semua siswa, akan tetapi setiap siswa hanya dapat melihat sang guru saja saat kelas virtual. Nantinya, sesama pelajar atau peserta Zoom tidak akan bisa melihat satu sama lain di layar mereka dan hanya ada akun guru atau pemateri yang bisa dilihat.

Ketika fitur ini diaktifkan, selain hanya bisa melihat guru atau pemateri, murid atau peserta Zoom hanya akan bisa melihat video mereka sendiri dan slide presentasi dari shared screen yang berlangsung selama kelas virtual.

Jika pembelajaran sudah selasai dan fitur ini di nonaktifkan, para siswa atau peserta Zoom yang tergabung dalam kelas virtual dapat melihat semua siswa lainnya dan reaksi mereka seperti biasanya.

Meskipun mode fokus akan menempatkan video guru yang utama, tetapi itu tidak akan menjadi satu-satunya yang tampil di layar Zoom. Siswa akan tetap bisa melihat video mereka sendiri, serta video atau berbagi layar apa pun yang disorot oleh guru atau host. Siswa juga dapat mengetahui siapa saja teman mereka yang aktif masuk kelas saat itu serta reaksi emoji yang ditampilkan.

Untuk bisa menggunakan fitur ini, akun yang bertindak sebagai host atau pemateri sangat disarankan untuk mengupdate aplikasi Zoom PC yang mereka gunakan. Fitur ini bisa digunakn untuk semua tipe akun Zoom baik yang gratis maupun yang berbayar.

 

Intgrasi Otter.ai di Google Meet
Selain Zoom, baru-baru ini Google pun merilis fitur baru yakni integrasi Otter.ai. Ini merupakan alat praktis yang memungkinkan peserta konferensi mendapatkan transkripsi langsung dari pertemuan yang mereka hadiri.

Dengan begitu, peserta akan lebih fokus pada rapat virtual dengan lebih baik tanpa harus membagi perhatian untuk membuat catatan. Otter.ai secara sederhana dapat dianggap sebagai alat penyedia subtitle selama meeting online berlangsung.
Peserta dapat mencari kata kunci yang tepat dan mendengarkan apa yang sebenarnya dikatakan. Peserta juga dapat menandai bagian tertentu dari transkrip atau mengizinkan peserta lain untuk mengomentari juga. Kini, Otter.ai sudah tersedia di semua paket Meet tanpa biaya tambahan. Fitur itu hanya tersedia dalam bahasa inggris di web, iOS, Android dan Google Meet.

Teams dengan tampilan baru
Hal sama pun dilakukan Microsoft, memperbarui layanan rapat virtual, Teams, dengan tampilan dinamis baru. Tampilan baru ini memungkinkan pengguna Teams untuk berbagi konten secara berdampingan dengan peserta, seperti yang sudah dilakukan Zoom saat peserta ‘share sqreen’.

Tak mengherankan jika Teams turut mengadopsi fitur tersebut, lantaran posisinya ideal untuk rapat di mana seseorang sedang mempresentasikan dek slide disaat peserta menonton acara langsung bersama. Konten berupa slide presentasi atau video dapat ditampilkan bersama dengan peserta lain. Sebagai informasi, di dalam Teams, umpan video dari peserta lain berukuran kecil ketika peserta atau pembicara berbagi layar atau mempresentasikan slide.

Kini, tampilan Galeri Microsoft untuk Tim akan mengoptimalkan dirinya sendiri secara otomatis dengan tampilan baru ini dan memungkinkan peserta untuk mempersonalisasi tampilan.

Itu juga akan lebih jelas menyoroti pembicara aktif, orang-orang yang secara virtual telah mengangkat tangan mereka, dan memungkinkan peserta untuk menyematkan peserta di samping slide presentasi.


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan

Email anda tidak ditampilkan. Wajib jika ada tanda *