Terputar

Title

Artist


Industri laptop tanah air di tahun 2021 masih tetap stabil

Ditulis oleh pada Agustus 27, 2021

Industri laptop tanah air di tahun 2021 masih tetap stabil meski di tengah wabah pandemi yang berkepanjangan ini. Sebab semua aktivitas dilakukan secara online seperti bekerja dan sekolah atau kuliah.  Berdasarkan data IDC Q1 2021, pasar laptop di Indonesia pada kuartal pertama 2021 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, 2020.

Pada kuartal pertama (Q1) 2021 terjadi lonjakan pengiriman PC dan laptop sebesar 55,2%. Namun, dari kuartal empat (Q4) tahun 2020, hingga Q1 2021, pengiriman PC dan laptop hanya turun dari 91,6 juta unit menjadi 84 juta dengan penurunan 8%. Bahkan, IDC memprediksikan kebutuhan akan laptop terus melonjak kerana tingginya permintaan laptop untuk bekerja dan belajar dari rumah selama pandemi.

Nama-nama besar seperti Lenovo, HP, Dell, Apple, Acer dan lainnya masih berjaya di industri laptop tanah air. Lenovo menjadi pemimpin pasar laptop dan PC tanah air selama Q1 2021 dengan total pengiriman 20.401 unit laptop dan PC secara keseluruhan dan market share 24,3%. Sementara di posisi runner-up diduduki oleh HP dengan total pengiriman 19.273 unit dan market share 22,9% pada Q1 2021.

Di urutan ketiga ada Dell dengan total pengiriman 12.946 unit dan market share sebesar 15,4%. Selanjutnya di posisi keempat ditempati oleh Apple dengan 6.692 unit dan market share sebesar 8%. Terakhir, di posisi kelima bertengger Acer Group dengan total pengiriman 5.837 unit dan market share sebesar 7%.

Terkait perkembangan pasar laptop di Indonesia, Selular ID meminta tanggapan Richard Jeremiah, General Manager, Dell Technologies, Indonesia. Bisnis solusi client Dell Technologies mencakup portofolio konsumen (retail) dan komersial, mulai dari PC (desktop dan laptop) hingga monitor dan asksesoris.

“Selama kuartal pertama tahun 2021, pemesanan produk konsumen secara online naik 58% secara global. Seri notebook XPS mencatat peningkatan pesanan 21% dan notebook Alienware mencatat peningkatan pesanan sebesar 76%. Pertumbuhan dua digit untuk lini produk Latitude, Precision dan Chromebook untuk segmen komersial,” ujar Richard kepada Selular.

Menurut Richard, sejak awal 2021, Dell juga telah meluncurkan sejumlah portofolio PC komersial, konsumen dan gaming terbaru. Tujuannya untuk membantu pengguna bisa menciptakan sesuatu, menikmati hiburan dan bekerja dari manapun.

Melihat industri smartphone di Indonesia yang semakin berkembang pesat, apakah Dell akan kembali merambah ke bisnis smartphone dengan meluncurkan produk smartphone terbaru ke Indonesia?

“Michael Dell selaku Pendiri dan Presiden Dell Technologies sejak tahun 2013 dengan tegas telah menyatakan bahwa Dell tidak akan kembali ke bisnis smartphone. Komitmen Dell Technologies adalah menyediakan dukungan di balik layar (back end) kepada pelanggan kami yang menawarkan perangkat seluler, termasuk mengamankan data, aset penting bagi mereka, dengan menawarkan produk atau solusi enterprise end-to-end Dell Technologies,” jelas Richard.

Sekedar informasi, sejak tahun 2010, Dell meluncurkan smartphone Dell Streak pertama secara global, termasuk Indonesia. Di tahun selanjutnya Dell meluncurkan sejumlah smartphone dalam lini produk Dell Streak, Dell Venue dan Dell Venue Pro. Namun, sayang di tahun 2012, Dell resmi mengundurkan diri dari bisnis smartphone.


Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan

Email anda tidak ditampilkan. Wajib jika ada tanda *