Terputar

Title

Artist


 ghosting dapat didefinisikan sebagai ketika seseorang yang dulu ramah atau bahkan romantis denganmu tiba-tiba memutuskan semua komunikasi

Ditulis oleh pada Agustus 13, 2021

Secara sederhana, istilah ghosting dapat didefinisikan sebagai ketika seseorang yang dulu ramah atau bahkan romantis denganmu tiba-tiba memutuskan semua komunikasi tanpa penjelasan. Kebanyakan orang berpikir tentang ghosting dalam konteks digital, artinya teman atau pasangan kencan berhenti menanggapi teks, email, panggilan telepon dan lainnya. Tidak peduli bagaimana hal itu dilakukan, ghosting menyakitkan dan memilukan, terutama jika dilakukan oleh seseorang yang kamu cintai. Ini dapat menghancurkan harga diri seseorang dan dapat sangat memengaruhi diri emosional mereka. Jika kamu adalah seseorang yang terus di-ghosting, berikut adalah beberapa pengingat untukmu.

1. Menemukan Cinta Itu Tidak Mudah

Meskipun film mungkin membuatnya terlihat mudah, cinta tidak selalu ditemukan di setiap tempat. Bagi kebanyakan orang, cinta bukanlah sesuatu yang terjadi dengan cepat. Mungkin butuh bertahun-tahun bagi banyak orang untuk menemukan pasangan yang tepat untuk mereka. Jadi, jangan bandingkan dirimu dengan orang-orang di sekitarmu yang kebetulan menemukan cinta lebih cepat.

2. Jika Dia yang Meninggalkanmu, Dia Bukan yang Tepat Untukmu

Orang yang tepat tidak akan pernah meninggalkanmu. Mereka tidak akan menghilang tanpa penjelasan. Orang yang membuatmu menjadi hantu pasti tidak tepat untukmu, jadi jangan terlalu menekankan ketidakhadiran mereka. Orang yang tepatmu belum tiba.

3. Bukan Kamu yang Harus Malu

Orang yang membuatmu hantu harus malu. Mereka seharusnya cukup baik untuk setidaknya memberi tahumu bahwa mereka tidak tertarik. Kamu harus menyadari bahwa kamu tidak melakukan kesalahan di sini. Mereka seharusnya memberimu penjelasan.

4. Kamu Harus Bangga pada Diri Sendiri untuk Tetap Percaya pada Cinta

Menjadi hantu adalah perasaan yang sangat buruk, dan ketika itu terjadi berulang kali, rasa sakitnya tidak mengenal batas. Namun, kamu telah cukup berani untuk menempatkan dirimu lagi dan tidak kehilangan kepercayaan pada cinta. Kamu harus bangga pada diri sendiri karena menjaga hati tetap terbuka, dan karena menolak membiarkan penolakan menguasai dirimu.

5. Tidak Buruk Menjadi Lajang

Kamu harus melepaskan keyakinan bahwa kamu harus berada dalam suatu hubungan agar bahagia. Cinta bukan satu-satunya hal yang dibutuhkan seseorang untuk bahagia. Jadi, jangan bergantung pada orang lain untuk mengubah hidupmu. Kamu memiliki kapasitas untuk melakukannya sendiri.

6. Tidak Semua Orang akan Pergi

Meskipun kamu memiliki cukup pengalaman dengan ghosting, tidak semua orang akan meninggalkanmu di tengah jalan. Beberapa orang bersungguh-sungguh ketika mereka membuat janji dan mereka tidak akan pernah melakukan kesalahan kepadamu.

7. Tak Apa untuk Marah

Kamu diperbolehkan untuk marah setelah mendapatkan hantu. Itu sangat menghancurkanmu setelah kamu kehilangan seseorang yang berinvestasi secara mental dan emosional. Tidak peduli berapa lama kamu mengenal satu sama lain, sangat menyedihkan mengetahui bahwa kamu tidak dimaksudkan untuk bertahan lama.

Ketika menjadi korban ghosting, kamu perlu membiarkan dia pergi dan kamu harus melanjutkan hidup. Jangan banyak berharap kepada orang baru.

Ditandai sebagai

Pendapat pembaca

Tinggalkan balasan

Email anda tidak ditampilkan. Wajib jika ada tanda *