Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany Resmi Dilantik Sebagai Ketua ICSB Tingkat Provinsi Banten

0 40

Dradioqu, Serang – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, SH., M.H, M.kn resmi dilantik sebagai Ketua International Council For Small Business (ICSB) tingkat Provinsi Banten. Pelantikan tersebut dipimpin langsung Presiden ICSB Jacky Mussry, bertempat di Aula Pendopo Gubenur Banten, Serang Jumat (15/3/2019).

Ketua dan Pengurus yang dilantik sebagai tindaklanjut dari hasil Munas Bandung ini disebut sebagai International Council For Small Business (ICSB) model baru yang akan mengakar dari tingkat Kabupaten, Kota, Provinsi, Nasional bahkan sampai ke level Internasional.

International Council For Small Business (ICSB) merupakan organisasi Internasional, berpusat di Washington Amerika Serikat. International Council For Small Business (ICSB) sebagai organisasi nonprofit membantu pengembangan kewirausahaan di Tanah Air bersama empat pilar pendukungnya yaitu akademisi, peneliti, pemerintah dan pelaku bisnis.

Chairman International Council For Small Business (ICSB) Indonesia Hermawan Kartajaya berharap International Council For Small Business (ICSB) Indonesia harus memberi peran strategis dalam hal Roadmap pengembangan kewirausahaan secara holistik di Indonesia yang melibatkan semua pihak dan menjadi payung organisasi UKM di tanah air yang berinduk di Kemenkop dan UKM di Jakarta.

“Saya cuma mempersiapkan International Council For Small Business (ICSB) model baru ini supaya mengakar, supaya bisa membatu pemerintah, perguruan tinggi dan korporasi dalam program pengembangan UKM,” tukasnya.

Presiden ICSB Indonesia, Jacky Mussry mengajak stakeholder terkait untuk bersama-sama membina UKM agar bisa lebih kompetitif. Jumlah UKM di Indonesia saat ini begitu besar, tapi tak sebanding dengan tingkat daya saing UKM tersebut, baik lokal maupun internasional.

“Organisasi ini kami harapkan bisa memberikan kontribusi yang strategis kepada UMKM agar mereka lebih kompetitif. Untuk itu, kami mohon dukungan dari kementerian dan segenap pengurus supaya sama berkontribusi,”ungkap Jacky.

Menteri Koperasi dan UMKM AA Gede Ngurah Puspayoga yang hadir dalam pelantikan International Council For Small Business (ICSB) Provinsi Banten ini menjelaskan mengenai program Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).

“Kemudahan impor tujuan ekspor, kalau ada pengusaha yang memproduksi sesuatu bahan bakunya dari luar negeri, biaya masuknya bebas. Dan tentunya administrasi sangat dipermudah,biayanya pun bebas tidak dikenakan, sehingga cost produknya rendah, produksi meningkat, kualitas meningkat,”ujarnya.

Lebih lanjut Dia menjelaskan, di Boyolali, sudah ada 120 pengrajin yang bahan produksinya berasal dari Bugaria yakni berupa tembaga. Tembaga tersebut dibuat kerajinan seperti lampu dan lainnya. Mereka melakukan ekspor ke luar negeri seperti Belanda, Jepang.

“Adanya program KITE ini untungnya bertambah banyak, proses barang masuk bebas, persyaratannya dipermudah, eksportnya bebas, dan diharapkan di Banten harus jalan juga. Kalau untuk UKM lainnya bisa dinas yang membina, Saya minta untuk yang tujuan eksport dibantu. Ibu Airin jika ada hal yang dibutuhkan untuk teman-teman silahkan kontak ke kami,”jelasnya.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, SH., M.H, M.kn, yang terpilih dan dilantik sebagai Ketua International Council For Small Business (ICSB) mengucapkan, terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada dirinya berserta jajaran International Council For Small Business (ICSB) Provinsi Banten.

“Ini merupakan amanah sebagai kami semua, yang dipercaya sebagai pengurus International Council For Small Business (ICSB) di Banten, menjalankan amanah bagi kita semua sebuah kehormatan, dan tantangan. Sebagai kehormatan apa yang menjadi visi dan misi International Council For Small Business (ICSB) merupakan sebuah hal yang sangat baik, karena apa yang dihadapan kita merupakan pekerjaan yang tidak mudah dan membutuhkan strategi, kerja keras, kerja cerdas,tekad yang kuat.

Sudah sepatutnya kami semua senantiasa memanjatkan doa, dan diberikan kekuatan,kesehatan, kemudahan agar bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya sehingga memberikan manfaat untuk orang banyak khususnya di Provinsi Banten.”ucapnya.

Dirinya meyakini, usaha mikro kecil dan menengah harus didukung dan dikembangkan. Perannya begitu penting dalam menyerap tenaga kerja. Posisinya sangat strategis dalam perkembangan ekonomi diwilayah,kemampuannya dalam menopang perekonomian nasional, bahkan dalam kondisi krisis membuat UMKM susah seharusnya menjadi focus pemberdayaan dan peluang di dunia perekonomian.

Banyak usaha yang unggul dimulai dari usaha yang kecil. Seharusnya ini menjadi inspirasi untuk semuanya. “Kita berharap UKM yang ada di Provinsi Banten akan menjadi yang maju, mandiri, tidak hanya berpikir di provinsi banten saja, namun juga se Indonesia, bahkan ekspor ke Negara lain,”pungkasnya.(red/humas-kominfo)



Leave A Reply

Your email address will not be published.