Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Bekerjasama Polresta Tangerang Tigaraksa menggelar Sosialisasi Demam Berdarah (DBD)

0 54
polri 73

Dradioqu, TIGARAKSA – Melakukan pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah (DBD) di wilayah Kabupaten Tangerang, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerjasama Polresta Tangerang Tigaraksa menggelar Sosialisasi Demam Berdarah (DBD) yang diikuti seluruh Binmas se-Kabupaten Tangerang.

Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Senin (11/3/2019), sesuai permintaan Kapolresta Tangerang agar para anggotanya mendapat pengetahuan tata-cara pencegahan Demam Berdarah (DBD).

Saludi SH, Kasat Binmas Resta Tangerang, mengharapkan setelah mengikuti sosialisasi para anggota Binmas bisa menyampaikan kembali pengetahuan itu kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan Demam Berdarah (DBD).

Di antaranya dengan rajin melakukan 3-M secara door to door, sehingga siklus Demam Berdarah (DBD) 5 Tahunan tidak terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang.

Sementara itu Dr. Hendra Tarmizi MARS, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, menjelaskan untuk menekan angka jangkitan Demam Berdarah (DBD) memang dibutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)-nya.

“Intinya di setiap rumah dan lingkungan, perlu dilakukan kerja-bakti membersihkan lingkungan dan di rumah-rumah melakukan 3M Plus. Setelah semua itu dilakukan, tetapi masih terjadi juga rebakan Demam Berdarah (DBD), baru bisa kita melakukan foging,”jelasnya.

Diakuinya foging sebenarnya bukan langkah yang efektif dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk. Foging ada efek sampingnya terhadap gangguan kesehatan. Oleh karena itu dianjurkan jangan terlampau sering melakukan foging di satu lokasi, terlebih yang banyak balitanya.

Sementara buat para juru pemantau jentik di setiap rumah, ditambahkan dr Hendra Tarmizi MARS, perlu melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) seminggu minimal 2 kali dengan melakukan 3-M Plus. Cara ini sangat efisien dan aman pada kesehatan manusia dalam melakukan pemberantasan dan menekan berkembang-biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab Demam Berdarah (DBD).

“Untuk itu kami mengucapkan terima-kasih kepada Kapolresta Tangerang dan jajarannya yang turut peduli dalam melakukan pencegahan penyakit ini,”pungkas Dr. Hendra Tarmizi MARS.(red/hms)

Leave A Reply

Your email address will not be published.